Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 19 September 2026, 1 Timotius 6:11-16  Kita Adalah Manusia Kepunyaan Allah

Alfianne Lumantow • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 14:01 WIB
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : 1 Timotius 6:11-16

TEMA : KITA ADALAH MANUSIA KEPUNYAAN ALLAH

"Engkau, hai manusia kepunyaan Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, kesalehan, kesetiaan, kasih, kesabaran, dan kelembutan" (ay.11).

Apakah yang harus kita kejar dalam hidup rohani sebagai umat kepunyaan Allah? Jawaban kita mungkin beragam, sesuai pengalaman iman masing-masing.

Namun, bacaan pagi ini menolong kita menata kembali arah hidup. Paulus menyapa Timotius sebagai "manusia kepunyaan Allah" dan mengajaknya tidak hanya menjauhi yang jahat, tetapi juga mengejar kebajikan yang membentuk hidup orang percaya, setiap hari.

 

Dalam 1 Timotius 6:2-10, Paulus telah memperingatkan jemaat tentang penyakit bersilat kata dan bahaya cinta uang.

Karena itu, dalam ayat 11 ia menasihati Timotius, dan juga jemaat, untuk menjauhi semuanya itu.

Sebagai manusia kepunyaan Allah, mereka dipanggil mengejar keadilan, kesalehan, kesetiaan, kasih, kesabaran, dan kelembutan.

Keadilan tampak dalam sikap benar terhadap sesama. Kesalehan menolong orang percaya menjaga hidup yang berkenan kepada Allah.

Kesetiaan diperlukan dalam perjuangan iman, terutama ketika menghadapi godaan dan tekanan.

Kasih menjadi ciri utama hubungan dengan Allah dan sesama. Kesabaran atau ketekunan membuat orang percaya tidak mudah putus asa, sebab hidupnya bertumpu pada pengharapan.

Kelembutan menuntun kita menghadapi berbagai keadaan dengan hati yang tenang, tidak kasar, dan penuh damai.

Hari ini, firman Tuhan mengajak kita menjauhi cinta uang, sikap jahat, dan segala sesuatu yang merusak iman.

Kita dipanggil mengejar hal-hal baik yang mencerminkan identitas kita sebagai umat kepunyaan Allah.

Biarlah keadilan, kesalehan, kesetiaan, kasih, kesabaran, dan kelembutan tampak dalam perkataan, keputusan, pekerjaan, pelayanan, dan relasi kita.

Dengan demikian, hidup kita menjadi kesaksian bahwa kita milik Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus, yang memanggil kita untuk hidup setia, benar, rendah hati. dan penuh sukacita di hadapan-Nya serta sesama. Amin.

 

Doa: Tuhan Yesus, mampukan kami mengejar kebaikan sebagai umat kepunyaan

Editor : Alfianne Lumantow
RENUNGAN PAGI GPIB SABDA BINA UMAT