Pembacaan Alkitab : Yesaya 12: 1-3
TEMA : ALLAH SUMBER KESELAMATAN DAN PENGHIBURAN
"Sungguh, Allah itu keselamatanku; aku percaya dan tidak gentar, sebab Tuhan, TUHANIah kekuatanku dan mazmurku, la telah menjadi keselamatanku." (ay.2)
Ketika saya melayani di pedalaman Kalimantan Barat (1991– 1993), tepatnya di Pos Pelkes Sepauhan, Tumbang Titi, tubuh ini terasa sangat lelah setelah menempuh perjalanan jauh melewati tiga bukit untuk mendampingi jemaat di ladang.
Di tengah keletihan itu, kami menemukan aliran air jernih di dekat sebuah pohon. Setelah memastikan air itu aman, saya memotong sebatang bambu, mengambil satu ruasnya, lalu mencedok dan meminum air tersebut.
Air itu terasa begitu menyegarkan, memulihkan tenaga, dan memberi kami harapan baru untuk melanjutkan perjalanan.
Demikianlah kehadiran Allah dalam hidup kita. Di tengah beban hidup, ketakutan, dan kegelisahan, Dia adalah sumber keselamatan dan penghiburan yang tidak pernah kering.
Saat kita datang kepada- Nya dengan percaya, hati yang letih dipulihkan dan jiwa yang gelisah diteguhkan.
Pengalaman menimba air di pedalaman ini mengingatkan kita pada kesaksian Nabi Yesaya.
Ia menegaskan bahwa keselamatan sejati berasal dari Allah, bukan dari kekuatan manusia.
Keselamatan itu bukan hanya berbicara tentang pembebasan dari ancaman, melainkan juga pemulihan hidup, damai sejahtera, dan pemulihan relasi yang benar dengan Allah.
Iman yang telah mengalami keselamatan tidak akan tinggal diam, melainkan meluap dalam bentuk syukur, pujian, dan sukacita.
Ketika kita percaya bahwa Allah adalah sumber keselamatan hidup, kita tidak lagi dikuasai oleh ketakutan atau keputusasaan. Iman memberi kita keteguhan di tengah badai kesulitan.
Allah hadir untuk menguatkan yang lemah. menyembuhkan luka batin, dan membentangkan harapan baru.
Seperti menimba air dari mata air kehidupan yang memberi keselamatan, Tuhan selalu menyediakan kekuatan baru bagi setiap jiwa yang datang kepada-Nya.
Di dalam Dia, kita menemukan pemulihan sejati dan semangat untuk terus melangkah. Amin.
Doa: Ya Tuhan, Engkau adalah keselamatanku dan penghiburanku, sehingga kehidupan sesulit apa pun yang aku alami, aku akan kuat bersama-Mu. Hadirlah dalam pergumulan dan karya hamba-Mu hari ini. Amin
Editor : Alfianne Lumantow