Pembacaan Alkitab : Kisah Para Rasul 15:13-21
TEMA : ANUGERAH ALLAH BAGI SEMUA BANGSA
"Simon telah menceritakan bahwa pada mulanya Allah menunjukkan rahmat- Nya dengan memilih bagi nama-Nya suatu umat dari bangsa-bangsa lain". (ay. 14)
Seorang warga gereja berujar, "kalau Sidang Majelis Jemaat itu tidak ada perdebatan sengit, maka itu bukan sidang, atau jika tidak berakhir setelah lewat tengah malam, maka belum GPIB namanya.
Suasana sidang gerejawi secara umum memang tidak kalah serunya dibandingkan dengan sidang-sidang dalam kebanyakan organisasi.
Tapi, secara khusus harus diingat akan kehadiran kuasa Roh Kudus. Dialah yang mengilhami setiap gagasan dan keputusan gerejawi.
Dalam sidang di Yerusalem, Yakobus berdiri, lalu mengingatkan nubuat-nubuat dan karya Allah yang membuka pintu bagi bangsa-bangsa.
Keputusan yang diambil bukan sekadar kompromi manusia, melainkan pengakuan bahwa anugerah Allah melampaui batas etnis dan ritual.
Tiga hal yang mengemuka dalam teks. Pertama, anugerah bersifat inklusif, yaitu keselamatan bukan hadiah eksklusif untuk kelompok tertentu, melainkan tawaran bagi semua yang percaya.
Kedua, mufakat gereja lahir dari mendengar bukti karya Roh Kudus, bukan hanya argumen teologis, melainkan kesaksian nyata tentang pertobatan dan mukjizat.
Ketiga, keputusan yang bijak menjaga kesatuan tanpa mengorbankan kebenaran. Jemaat memilih jalan yang memerdekakan dan memuluskan pemberitaan Injil.
Renungan ini menantang kita hari ini. Apakah kita masih memagari kasih Allah dengan prasangka, atau ketakutan akan kehilangan identitas?
Ataukah kita berani membuka pintu, menerima perbedaan, dan bekerja sama untuk misi bersama.
Anugerah yang sama yang menggerakkan jemaat mula-mula harus menggerakkan kita: memberi ruang bagi yang berbeda.
Mendengar bukti karya Roh Kudus, dan mengambil keputusan yang memuliakan Allah serta memerdekakan sesama.
Ketika anugerah itu nyata, dunia melihat Allah yang mengasihi semua orang.
Biarlah keputusan kita hari ini mencerminkan keberanian untuk menjangkau tanpa syarat, kebijaksanaan untuk menjaga kebenaran, dan kasih yang memerdekakan. Amin.
Doa: Roh Kudus, berikanlah kebijaksanaan dan keberanian bagi gereja- Mu untuk memberitakan kabar keselamatan bagi semua orang. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow