Pembacaan Alkitab : 2 Tawarikh 2:1-3
TEMA : MEMBANGUN DAN MENDIRIKAN YANG UTAMA
"Salomo memerintahkan untuk mendirikan rumah bagi nama TUHAN..." (ay.1a)
Melalui bacaan pada pagi ini, Salomo melakukan sesuatu yang utama atau terpenting dalam pemerintahannya, yaitu: mendirikan "rumah bagi nama Tuhan" dan mendirikan istana kerajaannya.
Mendirikan rumah bagi Tuhan adalah prioritas utama Salomo, bukan semata-mata memenuhi amanat Daud kepadanya untuk mendirikan rumah bagi nama Tuhan.
Tetapi, ini adalah prioritas utama Salomo, karena ia mau mengutamakan Tuhan dan pengenalan akan Tuhan bagi umat Israel.
Mendirikan rumah bagi nama Tuhan, supaya Tuhan hadir dan berdiam di tengah-tengah umat Israel, dan mereka dapat datang menghadap Tuhan dan beribadah dengan taat.
Bagi Salomo, kerajaan akan kuat kalau raja dan seluruh rakyatnya takut akan Tuhan dan beribadah kepada-Nya.
Sebaliknya, kerajaan akan hancur kalau raja dan rakyatnya hidup jauh dari persekutuan dengan Tuhan.
Bagi Salomo dan kita semua dalam mendirikan dan membangun rumah bagi Tuhan atau mendirikan rumah bagi diri kita sendiri, tentu harus dengan perencanaan yang matang.
Bukan saja biayanya yang besar, tetapi jumlah tukang yang dibutuhkan juga cukup besar. Semuanya itu tentu membutuhkan biaya.
Supaya pekerjaan cepat selesai dan hasilnya memuaskan, ia memperkerjakan orang-orang yang berkualitas (baca ayat 2).
Pekerjaan dan pelayanan untuk Tuhan membutuhkan persiapan tulus dan yang matang; organisasi yang baik serta pengerahan sumber daya menyadari yang tepat.
Salomo juga dengan keterbatasannya. Dia dengan rendah hati meminta bantuan kepada Huram, raja Tirus, untuk memberi pasokan bahan bangunan (seperti kayu aras) dan para ahli bangunan (ayat 3).
Meskipun Salomo memiliki kekayaan, ia tidak mengandalkan kekuatannya sendiri, melainkan melibatkan orang-orang yang berkompeten untuk mengerjakan karya agung bagi Tuhan.
Mari kita persembahkan diri kita untuk kemuliaan nama-Nya. Amin.
Doa: Ya, Tuhan dan Allah kami, biarlah kami menjadikan hidup kami sebagai bait-Mu yang kudus, dan hidup kami beribadah secara benar. Ajarlah kami mempersembahkan diri kami sebagai persembahan hidup yang berkenan kepada-Mu. Amin
Editor : Alfianne Lumantow