Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu,  10 Oktober 2026, 2 Tawarikh 15:13-19  Sumpah Setia Untuk Kembali Mencari Tuhan

Alfianne Lumantow • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 09:56 WIB
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : 2 Tawarikh 15:13-19

TEMA : SUMPAH SETIA UNTUK KEMBALI MENCARI TUHAN

"Mereka bersumpah kepada TUHAN dengan suara nyaring..." (ay.14a)

Dalam hidup yang benar berlaku sumpah setia untuk hidup taat kepada Tuhan. Ini adalah pembaruan rohani yang dilakukan raja Asa kepada segenap bangsa Yehuda.

Melalui bacaan ini kita menying- kapkan ketegasan raja Asa dalam membuat komitmen hidup percaya umat

Tuhan (Yehuda) untuk mencari Tuhan dengan segenap hati, yang ditindaklanjuti dengan perjanjian tegas; penyingkiran segala berhala dalam hidup mereka.

Firman Tuhan (ayat 12,) "mereka mengadakan perjanjian untuk mencari TUHAN,... dengan segenap hati dan jiwa", dan selanjutnya setiap orang.... yang tidak mencari TUHAN, Allah Israel, harus dihukum mati" (ayat 13)

Ditegaskan seruan "seluruh bangsa", tanpa memandang strata sosial atau gender, terikat dalam perjanjian dengan sumpah untuk mencari Tuhan.

Hal Ini adalah komitmen nasional untuk menjadikan Allah sebagai satu-satunya pusat penyembahan bagi kaum Yehuda. 

Ketegasan dalam seruan ini, ada pada penetapan pemberlakukan hukuman mati bagi siapa saja yang tidak mencari Tuhan. Ini mau menunjukkan betapa serius dan kudusnya Allah.

Umat Israel adalah menganut teokrasi (Tuhan adalah Raja mereka), dimana penyembahan berhala dianggap sebagai pengkhianatan (makar rohani) terhadap Tuhan, Raja Semesta Alam. 

Bagaimana respons umat terhadap penetapan pemberlakuan hukuman mati?

Pada ayat 15 diungkapkan hati dan perasaan umat Israel (Yehuda). Dikatakan "Seluruh Yehuda mencari TUHAN.

TUHAN berkenan ditemui dan mengaruniakan keamanan kepada mereka di segala penjuru".

Kaum Yehuda bersukacita atas sumpah itu, karena dengan segenap hati mereka bersumpah setia.

Respons bangsa terhadap sumpah ini bukanlah ketakutan, melainkan sukacita yang meluap karena mereka sungguh-sungguh mencari Allah.

Luar biasanya adalah Tuhan mengaruniakan "keamanan di segala penjuru". Hasil akhir dari ketaatan dan pembaruan adalah, berkal nyata berupa keamanan dan ketentraman dalam hidup. Amin.

 

Doa: Ya. Tuhan, ajarkanlah kepada kami jalan hidup kepada kebenaran- Mu. Kuasallah hati dan pikiran kami agar senantiasa memelihara ketaatan dan kesetiaan kami kepada-Mu, dengan ibadah yang memuliakan-Mu. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
RENUNGAN MALAM GPIB SABDA BINA UMAT