Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Selasa, 13 Oktober 2026 Roma 10:18  Tidak Ada Alasan Untuk Tidak Mendengar

Alfianne Lumantow • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 11:18 WIB
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Roma 10:18

TEMA : TIDAK ADA ALASAN UNTUK TIDAK MENDENGAR

"Tetapi aku bertanya: Apakah mereka tidak mendengarnya? Justru mereka telah mendengarnya..." (ay.18a)

Sekarang ini, kita sering sekali melihat video, suara, atau gambar yang kelihatan sangat meyakinkan.

Orang bisa langsung berkata, "Ini pasti benar," padahal belum tentu. Dengan teknologi kecerdasan buatan atau Al, sesuatu yang tidak pernah terjadi bisa dibuat seolah-olah benar-benar terjadi.

Wajah bisa ditiru, suara bisa dibuat mirip, bahkan peristiwa bisa disusun seperti kenyataan.

Masalahnya, banyak orang cepat percaya, lalu membagikannya tanpa memeriksa terlebih dahulu.

Akibatnya, orang bisa salah paham, relasi bisa rusak, dan kehidupan bersama ikut terganggu.

Rasul Paulus kembali menjelaskan bahwa kabar tentang Kristus sebenarnya sudah didengar.

Bahkan, suara itu telah tersebar ke seluruh bumi (ay.18). Dengan demikian, persoalannya bukan pada kurangnya pewahyuan atau informasi, melainkan pada respons manusia terhadap kebenaran itu.

Sudah mendengar, tetapi tidak taat. Sudah mengenal, tetapi tidak mau tunduk. Di sinilah letak tragedi iman.

Hati yang keras membuat firman yang hidup itu tidak berbuah, bukan karena firman itu lemah, tetapi karena manusia menolak untuk diubah olehnya.

Situasi yang disaksikan oleh Paulus tersebut semakin nyata di era modern ini. Akses terhadap firman Tuhan begitu luas, tetapi kesadaran untuk hidup dalam kebenaran justru semakin menipis.

Orang tahu yang benar, tetapi memilih yang memuaskan ego. Sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk meneladani cara hidup Kristus dalam perkataan, sikap, dan tindakan sehari-hari.

Karena itu, kita tidak bisa terus berkata bahwa kita tidak tahu kehendak Tuhan.

Firman-Nya sudah dinyatakan kepada kita, yang Tuhan inginkan adalah agar kita mendengar ajaran dan kehendak-Nya; menanggapi dengan percaya kepada-Nya dan hidup sesuai dengan kebenaran itu. Amin.

 

Doa: Tuhan, ajarlah kami membedakan kebenaran dan hidup setia di dalamnya. Amin.

 

Editor : Alfianne Lumantow
RENUNGAN MALAM GPIB SABDA BINA UMAT