Pembacaan Alkitab : Roma 10:19
TEMA : KETIKA YANG DEKAT TIDAK PEKA
"Aku menjadikan kamu cemburu terhadap orang-orang yang bukan umat dan membangkitkan amarahmu terhadap bangsa yang bebal." (ay.19b)
Seorang ibu hampir setiap hari memasak untuk keluarganya. Anak-anaknya makan sambil berkata, "Ah, masakan Mama biasa saja."
Suatu hari, mereka makan di rumah tetangga dan memuji makanannya dengan semangat. "Enak sekali, Tante. Bumbunya pas."
Sang tante tersenyum lalu berkata, "Sebenarnya tadi Tante masak bareng Mama kalian. Ini juga masakan Mama kalian." Anak- anak itu terdiam.
Mereka baru menyadari bahwa selama ini mereka kurang peka dan kurang menghargai tindakan yang dilakukan dalam kesetiaan oleh mama mereka di setiap hari.
Rasul Paulus mengangkat kenyataan yang keras bagi Israel. Mereka adalah umat yang terlebih dahulu menerima hukum dan janji Allah, tetapi justru gagal merespons kebenaran yang dinyatakan di dalam Kristus.
Paulus bahkan mengatakan bahwa Allah membuat mereka "cemburu" melalui bangsa yang bukan umat (ay.19).
Kehadiran orang-orang yang dahulu dianggap "jauh" justru menjadi sarana untuk memperlihatkan bahwa anugerah Allah sedang bekerja.
Kedekatan dengan tradisi, pengetahuan, dan warisan rohani ternyata tidak otomatis membuat seseorang peka terhadap karya Tuhan.
Karena itu, ilustrasi tentang anak-anak yang meremehkan masakan ibunya menolong kita memahami pesan Paulus.
Sama seperti mereka gagal menghargai kenikmatan yang sudah lama mereka miliki, demikian pula seseorang dapat menjadi terbiasa dengan firman, ibadah, dan pelayanan hingga kehilangan kepekaan terhadap karya Allah.
Padahal, orang yang baru mengenal Tuhan sering kali merespons dengan sukacita dan kerinduan yang besar.
Marilah kita menjaga hati agar tidak merasa paling tahu atau paling dekat dengan Tuhan.
Setiap hari adalah kesempatan baru untuk menghargai anugerah-Nya, sehingga kita tetap rendah hati, peka, dan bersyukur atas kebenaran yang telah lama kita terima. Amin.
Doa: Tuhan, jaga hati kami tetap peka terhadap suara-Mu. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow