Pembacaan Alkitab : Nahum 1:10-11
TEMA : TUHAN TIDAK MEMBIARKAN KEJAHATAN MENANG
"Sebab, meskipun mereka seperti jalinan duri, dan minum-minum seperti pemabuk, mereka akan dimakan habis seperti jerami kering" (ay.10)
Kehidupan orang beriman tidak terlepas dari berbagai penderitaan akibat ketidakadilan dan penindasan.
Orang jahat tampaknya hidup sukses, sementara orang yang jujur dan tulus selalu tertinggal dan menderita.
Kejahatan selalu tampil dengan gemilang, menunjukkan kejayaannya. Kita pun bertanya, sampai kapan ketidakadilan dan kejahatan dalam segala kemasannya akan terus berjaya?
Dalam berbagai kesempatan, Alkitab menegaskan bahwa kejahatan dan ketidakadilan tidak akan bertahan lama di hadapan kedaulatan Tuhan.
Dalam renungan pagi tadi, dikemukakan bahwa Tuhan tidak tidur saat menyaksikan semua ketidakadilan dan kejahatan yang menimpa umat-Nya.
Bacaan Alkitab malam ini menegaskan bahwa semua bentuk kejahatan, kesombongan, dan ketidakadilan akan menghadapi kedaulatan Tuhan.
Ia akan memakan habis mereka seperti sekam yang terbakar habis. Asyur, Niniwe, dengan segala kejahatan dan kesombongannya akan segera lenyap seperti sekam.
Kesombongan yang membuat mereka hidup dalam berbagai kemabukan tidak akan Tuhan segera turun tangan untuk bertahan lama, sebab menyelamatkan umat-Nya dan menyatakan keadilan-Nya.
Niniwe, dalam segala keperkasaan dan kesombongannya, akan dijadikan seperti jalinan duri dan jerami kering yang tidak bernilai.
Segala kesombongan dan kejayaan mereka akan segera lenyap. Oleh karena itu, setiap orang percaya diajak agar tidak berputus asa dalam menghadapi gelombang kejahatan dan ketidakadilan di dunia, serta tetap bersandar pada Tuhan.
Demikian pula, kita dipanggil untuk bertobat apabila terlibat dalam berbagai kejahatan dan ketidakadilan.
Mari memasuki peraduan malam ini dengan semangat untuk terus bersandar dan mengandalkan Tuhan dalam segala hal.
Mintalah kepada Tuhan agar Dia terus memakai kita sebagai pelayan-Nya yang tidak berkompromi dengan dosa, serta menjauhkan kita dari berbagai pikiran, perkataan, dan perbuatan yang jahat dan tidak adil. Amin.
Doa: Tuhan, penuhi hati kami dengan hikmat-Mu, supaya kami tidak jatuh ke dalam berbagai ketidakadilan dan kejahatan. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow