Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Selasa, 20 Oktober 2029, Nahum 1:12-13  Bebas Dari Belenggu

Alfianne Lumantow • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:38 WIB
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Nahum 1:12-13

TEMA : BEBAS DARI BELENGGU

"Sekarang, Aku akan mematahkan gandarnya dari bahumu, dan memutuskan belenggu-belenggumu" (ay. 13)

Dunia kita sedang berjalan menuju kehancuran. Setiap langkah kaki menjadi gontai dan tertatih karena beban hidup.

Situasi pun semakin sulit karena hidup kita terbelenggu oleh berbagai rasa takut, amarah, dendam dan khawatir.

Beban kesulitan cemas, ekonomi semakin menghimpit. Dunia usaha pun sedang suram, seakan ada kabut gelap yang menghalangi setiap langkah.

Bacaan kita menceritakan bahwa dahulu bangsa Yehuda pun terhimpit oleh beban penderitaan akibat penjajahan Asyur yang keras dan kejam.

Namun, penderitaan Yehuda yang seakan tiada berakhir kini mendapat titik terang ketika Tuhan bertindak menyelamatkan mereka.

Tidak ada musuh yang terlalu kuat, sekalipun jumlah mereka banyak dan menimbulkan bayang-bayang keputusasaan.

Melalui Nabi Nahum, yang bernubuat pada tahun 640-609 SM, Tuhan menyampaikan kepada Yehuda bahwa la akan segera bertindak.

Tuhan akan menegakkan keadilan bagi umat-Nya yang menderita dan diperlakukan tidak adil oleh kekuatan penjajah.

Inilah berita sukacita bagi umat Tuhan: sekalipun musuh mereka banyak jumlahnya, mereka akan dibabat habis oleh keadilan Allah (ay. 12).

Dan Tuhan tidak akan merendahkan umat-Nya, melainkan la akan mematahkan gandar dan memutus belenggu mereka (ay. 13).

Demikianlah tidak ada yang mustahil bagi Allah. Keadilan-Nya nyata dan menghancurkan kekuatan musuh yang besar sekalipun.

Dalam keadilan Tuhan, umat menerima kepastian: tidak ada kejahatan yang menang.

Tuhan mendengar jeritan kita. Dia melihat dan akan bertindak pada waktu-Nya. 

Ketika kesombongan penguasa dan penindas patah, terbuka jalan bagi orang yang tertindas.

Demikianlah kebebasan tidak datang semata-mata dari kemampuan manusia, melainkan dari anugerah Tuhan yang membalikkan keadaan.

Kristus, Tuhan, telah mmbebaskan kita dari semua belenggu dosa, datanglah selalu kepada-Nya. Berkaryalah bagi kemuliaan-Nya. Amin.

 

Doa: Terima kasih, Tuhan, Engkau mau membuka semua belenggu dosa yang mengekang kami. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
RENUNGAN PAGI GPIB SABDA BINA UMAT