Pembacaan Alkitab : Nahum 1:14-15
TEMA : BADAI PASTI BERLALU
"... Sebab orang durjana tidak akan lagi menyerang engkau; ia telah dilenyapkan sama sekali" (ay.15c)
Sepanjang hari ini, mungkin kita memikul banyak beban dan menghadapi banyak tantangan. Alhasil, tubuh terasa sangat lelah dan pikiran pun terasa penat.
Tubuh memang lelah dan butuh istirahat, namun hati dan pikiran masih dipenuhi keraguan, kecemasan, dan ketakutan bagaimana dengan hari esok?
Ada pekerjaan yang belum diselesaikan dan kegagalan yang menorehkan kekecewaan. Kita seakan terjebak dalam badai hidup yang tak kunjung berakhir.
Situasi seperti inilah yang mungkin pernah dialami bangsa Yehuda pada masa penindasan oleh Asyur.
Mereka hidup dalam penjara ketakutan yang tak kunjung berakhir. Kini mereka berada di titik kelam yang paling dalam.
Tidak ada lagi harapan. Asyur terlalu kuat dan sangat kejam. Namun, dalam situasi kelam itu.
Nabi Nahum hadir untuk menyampaikan kepastian bahwa Allah berkenan menghentikan masa kelam tersebut agar Yehuda dapat memulai kehidupan baru.
Allah sendiri akan menghancurkan penindas mereka sehingga umat-Nya terbebas dari segala himpitan.
Demikianlah janji pembebasan dan pemulihan Allah bagi Yehuda.
Penderitaan dan air mata tidak selamanya menjadi santapan bagi umat yang bergantung pada Tuhan.
Sebab la tidak tinggal diam yang penjahat semua terhadap kejahatan yang berkepanjangan.
Allah menegakkan dengan menumpas keadilan-Nya menyengsarakan umat-Nya.
Sebagaimana yang dikatakan dalam ayat 14: "Tuhan telah memutuskan tentang engkau.
Tidak akan ada lagi keturunan dengan namamu... kuburmu telah Kusediakan, sebab engkau tidak berharga." Keputusan telah ditetapkan, umat akan dibebaskan.
Mengimani kebaikan Tuhan, mari tanggalkan semua beban hidup ini dan masuklah ke peraduan dengan penuh syukur dan penyerahan diri. Tuhan Yesus beserta kita. Amin.
Doa: Terima kasih, Tuhan, atas kasih setia-Mu yang telah menolong kami sepanjang hari ini. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow