Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 23 Oktober 2026,  Nahum 2:11-13 Tuhan Adil Dalam TindkanNya

Alfianne Lumantow • Dipublikasikan Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:50 WIB
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Nahum 2:11-13

TEMA : TUHAN ADIL DALAM TINDAKAN-NYA

"Lihat, Aku akan menjadi lawanmu, demikianlah firman TUHAN Semesta Alam, ... Aku akan melenyapkan mangsamu dari atas bumi, dan suara utusan-utusanmu tidak akan terdengar lagi" (ay. 13)

Dalam kekerasan hatinya, Asyur menolak firman Tuhan yang disampaikan oleh Nahum dan tidak mengakui Allah Israel sebagai Allah yang berdaulat.

Akibatnya, Asyur hancur dan Niniwe porak-poranda dalam terjangan Babel.

Kini Allah mempergunakan kekuatan bangsa lain, yaitu Babel, untuk meluluhlantakkan Asyur.

Murka dan penghukuman Allah ditujukan kepada para musuh yang tidak mau bertobat.

Allah yang membenci dosa juga adalah Allah yang mengasihi orang berdosa.

Perikop bacaan kita pagi ini menggambarkan kehancuran kota Niniwe. Sarang singa yang dahulu penuh kuasa kini menjadi sunyi, tanpa auman singa lapar, kosong dan senyap, tanpa gegap-gempita pesta pora.

Singa yang melambangkan kekuatan, dominasi, dan rasa aman yang dibangun di atas penderitaan bangsa lain kini hancur.

Kepada mereka yang pernah berjaya menaklukkan bangsa-bangsa dan merasa tidak tergoyahkan, Tuhan berfirman, Lihat, Aku akan menjadi lawanmu" (ay. 13).

Firman Tuhan ini mengingatkan bahwa tidak ada kekuatan manusia yang dapat bertahan saat dipakai untuk melakukan penindasan, menyatakan kesombongan, dan bertindak tidak adil.

Apa yang kelihatannya kokoh di mata manusia ternyata rapuh saat Tuhan bertindak.

Semua akan hancur saat keadilan Tuhan dinyatakan. Hal ini mengingatkan kita agar tidak mengandalkan kekuatan dunia ini beserta segala fasilitasnya yang fana. Bersandarlah dan berharap kepada Tuhan.

Mari jalani hari ini dengan penuh rasa syukur, karena dalam segala kelemahan dan dosa, kita tidak lagi menanggung hukuman Allah.

Hukuman itu telah ditanggung oleh Yesus Kristus di kayu salib bagi orang yang bertobat.

Kita yang sudah merasakan kasih Allah dalam Kristus Yesus patutlah mengucap syukur dan memberitakan kasih-Nya itu kepada mereka yang masih menjadi musuh Allah. Amin.

 

Doa: Terima kasih, Tuhan, atas kasih setia-Mu kepada kami. Berilah hikmat-Mu untuk menuntun kami pada hari ini. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
RENUNGAN PAGI GPIB SABDA BINA UMAT