Sekretaris-Bendahara Sengit, Rabu, Presidium MW KAHMI Sulut Terpilih Periode 2026-2031 Rapat Perdana

Herry Lengkong • Dipublikasikan Selasa, 3 November 2026 | 15:24 WIB
CAPTION FOTO: Presidium Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sulut terpilih periode 2026-2031, Madzhabullah Ali, Mursidin Mokobombang, Iskandar Kamaru, Burhanuddin M Zain (Perwakilan Majelis Nasional KAHMI Pusat), Hairil Paputungan, Fikry Darise, Jifly Z Adam dan Muhammad Firman Mustika. (foto:ali)
CAPTION FOTO: Presidium Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sulut terpilih periode 2026-2031, Madzhabullah Ali, Mursidin Mokobombang, Iskandar Kamaru, Burhanuddin M Zain (Perwakilan Majelis Nasional KAHMI Pusat), Hairil Paputungan, Fikry Darise, Jifly Z Adam dan Muhammad Firman Mustika. (foto:ali)

 

Caption: Perolehan Suara 15 Calon Presidium di Muswil X MW KAHMI Sulut yang berakhir Minggu (1/11) dini hari. (foto: ali)
Caption: Perolehan Suara 15 Calon Presidium di Muswil X MW KAHMI Sulut yang berakhir Minggu (1/11) dini hari. (foto: ali)

 

Kalsum Maloho terpilih sebagai Koordinator Presidium MW Forum Alumni HMI Wati (FORHATI) pada Muswil II MW FORHATI Sulut di Swissbell Hotel Maleosan, Manado. (foto: ali)
Kalsum Maloho terpilih sebagai Koordinator Presidium MW Forum Alumni HMI Wati (FORHATI) pada Muswil II MW FORHATI Sulut di Swissbell Hotel Maleosan, Manado. (foto: ali)

 

JAGOSATU.COM - Setelah 7 Presidium Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sulawesi Utara (Sulut) terpilih pada Musyawarah Wilayah (Muswil) X di Swissbell Hotel Maleosan Manado, Minggu (1/11) dini hari, tensi Muswil masih tetap panas. Sebab, selanjutnya adalah penentuan siapa yang akan mengisi dua pos strategis. Yakni Sekretaris dan Bendahara.

Jika 7 Presidium dipilih oleh 12 Majelis Daerah (MD) se Sulut yang bertindak sebagai voters, maka Sekretaris dan Bendahara menjadi ranah Presidium terpilih. Deretan kandidat dua pos bergengsi itu kini berseliweran di media sosial dan media mainstream. Apalagi pada Rabu (5/11) Presidium terpilih sudah akan menggelar rapat perdana.

‘’Betul, kami akan melaksanakan rapat perdana setelah terpilih pada Minggu (1/11) dini hari. Ini agenda resmi perdana Presidium terpilih Periode 2026-2031. Rapat dilaksanakan di Manado dengan tatap muka,’’ jelas Iskandar Kamaru dan Madzhabullah Ali, presidium petahana dan eks Sekretsris periode lalu.

Mengenai isi bahasan di rapat, masih pada tahap penyusunan komposisi kepengurusan. Formatnya menyesuaikan dengan AD/ART dengan acuan hasil Musyawarah Nasional (Munas) ke-XI Majelis Nasional (MN) KAHMI di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada November 2022 silam.

‘’Kami mengejar waktu sehingga hanya rehat tiga hari pasca Muswil dan langsung menggelar rapat. Yaitu jadwal pelantikan yang disarankan MN pada Desember 2026 dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil). Setidaknya sebelum paruh November komposisi kepengurusan lengkap MW KAHMI Sulut sudah siap. Agar sudah bisa langsung kerja untuk mengejar deadline pelantikan. Termasuk pelantikan Dewan Pakar, Dewan Penasehat dan Dewan Etik,’’ tambah Jifly Adam, Fikry Darise, Firman Mustikan dan Mursidin Mokobombang.

Sementara itu sejumlah nama mencuat sebagai bakal calon sekretaris dan bendahara. Nama-nama beken para alumni Hijau Hitam Sulut dengan sederet prestasi membuat suasana pemilihan Sekretaris dan Bendahara juga tak kalah seru seperti pemilihan 7 Presidium.

‘’Meskipun Sekretaris dan Bendahara hanya akan dipilih oleh 7 Presidium terpilih, tapi nuansanya juga terasa seperti di arena Muswil. Apalagi banyak kandidat dengan track record mumpuni sudah bermunculan. Kami akan mencari dua figur di posisi sentral organisasi itu melalui serangkaian syarat sebagai kriteria agar siapa yang jadi pilihan nanti setidaknya mendekati idealnya. Tentu tidak akan sempurna dan seideal yang kita dambakan karena tidak ada yang sempurna kecuali Allah SWT. Tapi, In Shaa Allah kami berusaha bertindak adil dan obyektif agar menghasilkan figur sekretaris dan bendahara yang bisa sejalan dan seirama dengan 7 presidium, tidak terkooptasi pada unsur apapun, semata-mata memang pengabdian bagi rumah besar kita, MW KAHMI Sulut,’’ urai Hairil Paputungan, salah satu presidium terpilih.

Nama-nama yang beredar untuk posisi sekretaris antara lain, Roy Asona, Rahmat Adam, Nur Rahma, Idam Malewa, Syarif Darea, Muchammad Burhanuddin, Lanny Ointu, Sarwono Nou, dan masih banyak lagi. Sementara kandidat bendahara mencuat nama seperti Indah Samuel, Michael Tangoy, Shinta Saloewa, Rolandy Thalib dan lainnya. 

Didominasi Pendekar Hukum
Sementara itu, 7 Presidium MW KAHMI Sulut terpilih pada Muswil X yang berakhir Minggu (1/11) dini hari, adalah Jifly Adam, Fikry Darise, Mazdhabulla Ali dan Firman Musitka. Empat figur ini adalah pendekar hukum yang sukses meraih 4 dari 7 kursi Presidium MW di Wilayah yang digelar 30-31 Oktober hingga 1 November dini hari.

Sosok lainnya yang juga masih dipercaya peserta Muswil adalah Iskandar Kamaru, berlatar ilmu peternakan Unsrat. Lalu ada Mursidin Mokobombang dengan basic ilmu pendidikan dan akademisi, yang kini berkiprah sebagai ASN karir di Pemkab Bolmong. Dan Hairil Paputungan adalah jebolan Stikom Manado, yang kemudian dikenal sebagai jurnalis senior di Sulut.

Tampilnya empat pendekar hukum dalam format 7 presidium MW KHAMI Sulut menunjukkan betapa kuatnya sistem pengkaderan hijau hitam di fakultas yang sering menamakan diri sebagai kelompok ‘Gorela’ itu.

Jifly, semula berkarir sebagai wartawan di ujung 1990-an. Lalu melanjutkan ke bidang ilmunya sebagai hakim. Mantan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Airmadidi, Minahasa Utara, Wakil Ketua PN Poso, Sulteng dan Ketua PN Kotamobagu ini sekarang menjabat sebagai Wakil Ketua PN Makassar, Sulawesi Selatan.

Ia sukses meraup 11 suara dari 12 potensi suara pada 12 Majelis Daerah (MD) yang disahkan sebagai voters Muswil. Muhammad Fikry Darise pun punya deretan prestasi di ranah hukum yang membanggakan. Ia adalah salah satu notaris ternama di Manado dengan ratusan client dari berbagai kalangan.

Lalu ada Madzhabullah Ali. Pentolan Fakultas Hukum Unsrat itu sehari-hari adalah Staf Khusus Gubernur Sulut. Sebelum berkantor di Gedung Putih (Kantor Gubernur), Ical, panggilannya juga aktif sebagai pengacara. Hebatnya lagi, dia juga menjadi politisi dengan jabatan yang mentereng, Sekretaris DPW PPP Sulut.

Satu lagi yang dari kalangan hukum adalah Firman Mustika. Pria yang biasa disapa Ai itu sedang menempuh Pendidikan doktoral di Universitas Gorontalo (UNG), adalah seorang advokat dan juga akademisi (Dosen). Ia presidium terpilih termuda, dengan usia baru menginjak 37 tahun.

Dominasi kalangan hukum, diimbangi dengan tampilnya Iskandar Kamaru yang berlatar sarjana peternakan. Kandidat Doktor di Universitas Hasanuddin Makassar ini memilih jalur politik sebagai ladang pengabdian dan kini ia menjadi top leader di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Dia nanti akan tercatat sebagai Bupati dua periode pada 2029 nanti, dan setengah periode sebelum terpilih sebagai bupati adalah wakil bupati. Ketua DPC PDIP Bolsel itu satu-satunya petahana yang kembali terpilih pada Muswil MW KAHMI X.

Sebelumnya, pada Muswil IX di Molibagu Bolsel 2020, Iskandar juga presidium terpilih. Untuk sementara, nama Iskandar Kamaru menguat sebagai Koordinator Presidium (Korpres) pertama periode kepengurusan saat ini.

Dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) terwakili oleh Mursidin Mokobombang. Putra Bolmong Raya (BMR) dari Kelurahan Molinow, Kota Kotamobagu itu adalah salah satu pejabat di Dinas Sosial Pemkab Bolmong. Mursidin saat maju sebagai kandidat presidium MW Sulut adalah Presidium Majelis Daerah (MD) KAHMI Bolmong.

Dan figur terakhir adalah Hairil Paputungan. Ia berlatar ilmu jurnalistik dan kemudian berkarir sebagai wartawan di Manado Post Grup sejak 1995 hingga sekarang. Pada kepengurusan MW KAHMI periode 2020-2025, Hairil duduk sebagai salah satu Ketua Bidang. Pada pertarungan di Muswil MW Sulut yang diikuti 15 kandidat, putra Pobundayan, Kotamobagu Selatan, yang sejak 1987 menetap di Manado, itu menyegel satu slot dari 7 kursi tersedia. Analis politik dan sepakbola ini kenyang pengalaman liputan di berbagai bidang. Baik di tanah air maupun di luar Indonesia.

Untuk Dewan Pakar, forum Muswil bulat menunjuk Dr Drs Hi Kalo Tahirun MH. Pakar penyembelihan hewan halal, atau juru sembelih halal disingkat JULEHA, itu saat ini adalah Ketua MD KAHMI Minahasa Utara. Sedangkan Dewan Etik forum menyepakati pada sosok Dr Drs Hi Asripan Nani MSi, eks presidium periode lalu, eks Pj Wali Kota Kotamobagu, dan kini salah satu komisioner Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sulut. Sementara posisi Ketua Dewan Penasehat dipegang oleh Drs Hi Suhendro Boroma MSi. Bang Hendro, panggilanya adalah eks presidium periode lalu dan sehari-harinya adalah CEO Jawa Pos Jaringan Media Nusantara (JJMN) yang membawahi lebih dari 100-an anak perusahaan di bawah payung Jawa Pos Grup.

Selain MW KAHMI, Forum Alumni HMI Wati (FORHATI) Sulut juga melaksanakan Muswil ke-2. Lima Presidium MW Forhati terpilih untuk periode 2026-2031 masing-masing Ans Patajenu, Kalsum Maloho, Minarni Manoppo, Erni Tungkagi dan Ferawati Kaawoan. MW Forhati bahkan sudah memilih Koordinator Presidium. Yakni Kalsum Maloho.(herry)

Editor : Herry Lengkong
presidium MW KAHMI MUSWIL Sulut Manado