JAGOSATU.COM- Kepala Dinas Sosial Kota Manado Atto Bulo SH menyampaikan komitmen pemerintah untuk memberdayakan badut yang terdampak penertiban atau pembinaan dari Sat Pol PP di Kota Manado, belum lama ini.
Atto mengakui bahwa badut sebagai bagian dari profesi hiburan, telah menghadapi tantangan yang serius setelah penertiban atau pembinaan tersebut.
Dia menekankan pentingnya berkoordinasi dengan dinas instansi terkait untuk mengembangkan program pemberdayaan yang dapat membantu badut-badut agar dapat beradaptasi dengan perubahan tersebut.
"Dalam kondisi seperti ini, penting bagi kami untuk berkoordinasi dengan dinas instansi bersangkutan, termasuk Dinas Ketenagakerjaan dan Dinas Pariwisata, untuk menyusun program pemberdayaan yang tepat guna bagi badut-badut yang terdampak,"
"Tujuan utama kami adalah untuk membantu mereka menemukan alternatif mata pencaharian atau menyediakan pelatihan keterampilan baru yang dapat meningkatkan peluang mereka di masa depan," kata Atto Bulo.
Lebih lanjut, Atto Bulo menambahkan, Dinas Sosial akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dampak pembinaan tersebut.
"Supaya mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang situasi yang terjadi," kunci Atto. (gre)
Editor : Gregorius Mokalu