Jagosatu.com- The Mound: Omen of Cthulhu resmi meluncur pada Rabu, 15 Juli 2026, untuk platform PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X/S, menurut keterangan resmi yang dipublikasikan Games Press oleh pengembang ACE Team dan penerbit Nacon. Game ini digambarkan sebagai pengalaman bermain yang sepenuhnya kooperatif, menampilkan sekelompok penjelajah pada era Conquistador yang harus bertahan dari teror dan kegilaan.
Berdasarkan sinopsis resmi yang dikutip Gematsu, pemain akan berperan sebagai anggota ekspedisi yang berlayar bersama kapal galleon, menerima kontrak dari sosok bernama El Capitán untuk mengumpulkan kekayaan sebanyak mungkin, mencari orang hilang, menemukan benteng kuno, dan jika memungkinkan kembali dengan selamat dari ekspedisi berbahaya tersebut.
Begitu berpijak di tepi hutan, para pemain akan merasakan kengerian yang perlahan menyelimuti, sebagaimana dijelaskan dalam rilis pers resmi ACE Team dan Nacon yang dikutip Games Press. Di dalam hutan tersebut, harta karun dan misteri menanti, namun turut diiringi keberadaan entitas mengerikan yang siap membuat siapa pun menyesal telah menjejakkan kaki di wilayah tersebut.
Game ini mendukung mode kooperatif untuk dua hingga empat pemain sekaligus, menurut laporan TechRaptor yang mengutip rilis pers resmi kedua studio. Setiap kelompok akan memilih kontrak misi untuk dijalankan, mengumpulkan harta selama eksplorasi, namun harus tetap waspada karena semakin lama bertahan di pulau tersebut, semakin besar pula bahaya yang mengintai.
TechRaptor turut melaporkan bahwa persediaan atau inventori pemain dalam game ini bersifat terbatas, dengan senjata yang dirancang lebih menekankan pada pertahanan diri dan upaya menghindari konflik dibanding mendorong pemain untuk terus bertarung secara langsung. Pendekatan desain semacam ini membedakan The Mound dari game horor kooperatif lain yang lebih berfokus pada aksi tempur.
Konsep cerita The Mound: Omen of Cthulhu terinspirasi dari novel pendek horor kosmik karya H.P. Lovecraft yang berjudul sama, menurut penjelasan resmi yang dikutip Gematsu. Nuansa horor psikologis dan kegilaan menjadi elemen sentral yang membedakan game ini dari judul-judul survival co-op konvensional lainnya.
ACE Team, studio pengembang independen asal Santiago, Chili, sebelumnya telah dikenal lewat sejumlah judul yang mendapat pengakuan industri, seperti Zeno Clash, Rock of Ages, dan The Eternal Cylinder, sebagaimana dijelaskan dalam keterangan resmi yang dipublikasikan Games Press. Studio yang didirikan oleh tiga bersaudara Andres, Carlos, dan Edmundo Bordeu ini telah memiliki pengalaman hampir dua dekade di industri game.
Sementara itu, Nacon selaku penerbit merupakan bagian dari grup BIGBEN yang dibentuk pada 2019, membawahi 16 studio pengembang serta lini bisnis penerbitan game dan perangkat gaming premium, menurut keterangan resmi perusahaan yang dikutip Games Press. Nacon disebut memiliki pengalaman lebih dari 40 tahun dalam industri hiburan digital.
Menjelang peluncurannya, The Mound: Omen of Cthulhu sempat menggelar demo pada ajang Steam Next Fest yang berlangsung 15 hingga 22 Juni 2026, dan berhasil menarik lebih dari 200 ribu pemain untuk mengunduh versi demonya, menurut laporan iXBT Games. Antusiasme ini turut tercermin dari raihan lebih dari 600 ribu penambahan wishlist di platform Steam.
Pencapaian jumlah wishlist tersebut membuat pengembang memberikan hadiah kepada komunitas berupa diskon sebesar 15 persen bagi pengguna Steam yang telah menambahkan game ini ke wishlist mereka pada hari peluncuran, sebagaimana dilaporkan iXBT Games. Kebijakan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus strategi untuk mendorong lebih banyak pembelian di masa peluncuran perdana.
Dengan resminya peluncuran The Mound: Omen of Cthulhu hari ini, para penggemar genre horor kooperatif kini dapat langsung menjajal pengalaman bertahan hidup di tengah hutan terkutuk bersama rekan-rekan mereka. Game ini menjadi salah satu rilisan horor paling dinanti sepanjang paruh kedua 2026, menggabungkan ketegangan psikologis khas Lovecraft dengan dinamika kerja sama tim yang menjadi ciri khas ACE Team selama ini.
Editor : ALengkong