Kada ke-23 di-OTT KPK, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Simpan Duit di Tong Biru

Hairil Paputungan • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:16 WIB
KADA KE-5 DI JATENG, ke-23 se-INDONESIA: Bupati Klaten, Jawa Tengah, Hamenang Wajar Ismoyo (HWI), pernah berkarir sebagai wartawan dan masih berusia muda, 37 tahun. Dia baru akan genap 38 tahun pada 27 November 2026. HWI kelahiran Klaten 27 November 1988. (foto:ist)
KADA KE-5 DI JATENG, ke-23 se-INDONESIA: Bupati Klaten, Jawa Tengah, Hamenang Wajar Ismoyo (HWI), pernah berkarir sebagai wartawan dan masih berusia muda, 37 tahun. Dia baru akan genap 38 tahun pada 27 November 2026. HWI kelahiran Klaten 27 November 1988. (foto:ist)

JAGOSATU.COM - Daftar kepala daerah (Kada) hasil Pilkada 2024 yang dijerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) makin panjang. Sudah 23 Kada. Dua terakhir, Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Sirajudin Lasena dan paling terkini, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo (HWI). Kabupaten Klaten berada dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah.

SENSASI TONG BIRU: Jika banyak pelaku korupsi menyimpan duit dalam brankas di rumah dengan memodifikasi seperti diletakkan di tembok, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo justru menaruh duit hasil korupsi di tong biru yang biasa dipakai untuk mengisi persediaan air atau bahan makanan lainnya, termasuk beras. (foto:ist)
SENSASI TONG BIRU: Jika banyak pelaku korupsi menyimpan duit dalam brankas di rumah dengan memodifikasi seperti diletakkan di tembok, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo justru menaruh duit hasil korupsi di tong biru yang biasa dipakai untuk mengisi persediaan air atau bahan makanan lainnya, termasuk beras. (foto:ist)

Selain OTT sang Bupati, KPK juga menangkap 20 orang dan menyita barang bukti berupa uang tunai sekira Rp1 miliar.

Duit sebanyak itu ditemukan di tong biru yang kini turut diuangkut KPK sebagai barang bukti.

Juru Bicara (Jubir) KPK Budi Prasetyo menjelaskan, pihak yang diamankan di Jakarta saat ini sedang menjalani permintaan keterangan di Gedung Merah Putih KPK.

‘’Salah satunya adalah Bupati Klaten".

Bupati Klaten HWI melengkapi jajaran Kada di Jateng yang di-OTT KPK menjadi lima Kada.

Budi mengatakan 19 orang lainnya yang ditangkap KPK terdiri atas aparatur sipil negara (ASN) hingga pihak swasta.

Nilai barang bukti sekira Rp1 miliar, hitungan sementara tim KPK.

"Masih proses hitung, tapi sementara sekira Rp1 miliar," kata Budi lagi.

Dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta perizinan

KPK mengonfirmasi melakukan OTT ke-23 sepanjang 2026 dengan menangkap Hamenang. OTT terkait dugaan suap diterima Hamenang dalam pengadaan barang dan jasa, perizinan, maupun penerimaan lainnya dari organisasi perangkat daerah.

Seperti dilansir Antara, KPK menduga HWI melakukan suap terhadap BPK terkait dengan audit.

 

OTT KPK dilakukan di dua lokasi, Klaten dan Jakarta.

Bupati Hamenang saat ini telah tiba di Gedung KPK, Jakarta Selatan. KPK memiliki 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan.

1. Sita Barbuk Duit Rp 1 M

KPK mengamankan sejumlah barang bukti dalam OTT Bupati Hamenang. Salah satunya ialah uang senilai Rp 1 miliar.

2. 20 Orang Ditangkap

Selain Bupati Hamenang, dalam OTT ini KPK juga menangkap 19 orang lainnya. Mereka ditangkap di dua tempat yang berbeda.

3. OTT Terkait Suap Proyek dan Sulap Audit BPK

Usai terjaring OTT di Klaten. KPK mengungkap Hamenang diamankan terkait dugaan suap proyek.

4. Kepala BPK Jateng Ikut Diamankan

Dari 20 orang yang diamankan itu, selain Bupati, juga terdapat Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah.

"Benar, salah satunya adalah Kepala Perwakilan Jawa Tengah," ujar Budi.

5. Bupati Klaten Tiba di KPK

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, pagi ini.

Bupati Hamenang tiba pukul 07.03 WIB, didampingi penyidik menggunakan mobil hitam.

Hamenang tampak mengenakan topi hitam dan kacamata. Hamenang juga turut menggunakan bermasker berwarna putih untuk menutupi sebagian wajahnya.

OTT dilakukan pada Kamis (15/10).

Tong Biru Simpan Duit Korupsi

Pantauan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2026), tong biru itu dikeluarkan dari bagasi belakang mobil yang membawa Bupati Hamenang. Tong itu dibawa oleh penyidik dengan cara diangkut di atas pundak.

Tong biru itu juga tampak tertutup rapat. Selain itu, pada tong biru itu pun ditempel label KPK dengan tulisan 'Dalam Pengawasan KPK.

"Tadi teman-teman juga melihat ada tong atau ember yang kemudian juga diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini," ungkap Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

"Bahwa ember atau tong tersebut diduga yang digunakan Bupati untuk menampung atau untuk menyimpan dugaan penerimaan-penerimaan uang," lanjutnya.

Selain tong tersebut, Budi mengatakan penyidik juga membawa barang bukti uang senilai Rp 1,9 miliar. Jumlah ini bertambah dari yang disita sebelumnya senilai Rp 1 miliar.(dbs/ygs/dwr/otr)

Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom. adalah Bupati Klaten masa jabatan 2025–2030 yang berasal dari partai PDIP. [1, 2]

Profil Hamenang Wajar Ismoyo

Tempat/Tanggal Lahir: Klaten, 26 November 1988 (usia 37 tahun)

SMA: SMAN 2 Klaten (2003–2006)

Perguruan Tinggi: S1 Universitas Atma Jaya Yogyakarta (2006–2011)

 

Karier & Organisasi

·         Pernah bekerja di dunia pers/media hingga 2013, serta sektor perbankan

o    Sekretaris Koperasi Petani Tembakau Jawa Tengah (KOPTI) (2009–2011)

o    Ketua Asosiasi Duta Wisata Indonesia (AWINDO) Klaten (2010–2014)

o    Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Klaten (2020–2025)

 

Politik & Pemerintahan:

o    Anggota DPRD Kabupaten Klaten (2014–2019)

o    Ketua DPRD Kabupaten Klaten (2019–2024)

o    Bupati Klaten terpilih periode 2025–2030 (berpasangan dengan Benny Indra Ardhianto)

 

Kasus Terkini

15 Oktober 2026, Hamenang terjaring OTT KPK di rumah dinasnya terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di OPD, perizinan, serta pengondisian hasil audit BPK.***

Editor : Hairil Paputungan
OTT KPK Ter4hadap Bupati Klaten