JAGOSATU.COM - Es krim, dengan segala kelezatannya, telah menjadi pilihan favorit bagi banyak orang. Rasa segar, lembut, dan manisnya, ditambah dengan beragam varian rasa, membuatnya sulit untuk diabaikan.
Namun, di balik kesukaan ini, ada sekelompok orang yang mungkin kurang menikmati es krim karena potensi efek samping, seperti nyeri perut atau bahkan kram.
Nyeri perut setelah menikmati es krim bisa disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk gangguan laktosa, alergi susu, konsumsi gula berlebih, makan berlebihan, dan naiknya asam lambung.
Jika nyeri perut yang dialami setelah menikmati es krim berlanjut atau parah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.
Dikutip dari Livestrong, ada beberapa penyebab nyeri perut setelah menikmati es krim yang perlu diperhatikan:
- Gangguan laktosa
Jika merasa sakit perut usai mengonsumsi aneka olahan susu, bisa jadi karena menderita gangguan laktosa.
Setiap olahan susu mengandung kadar laktosa yang berbeda, jenis gula terdapat dalam susu.
Saat tubuh kurang memproduksi enzim laktase, tubuh tidak mampu memecah molekul laktosa, yang menyebabkan timbulnya keluhan nyeri perut.
Gangguan pada laktosa akan terasa seperti kembung, kembung, kram, atau diare.
Gejala ini biasanya timbul 30 menit hingga 2 jam setelah mengonsumsi produk susu.
- Alergi susu
Alergi susu dapat menyebabkan sakit perut setelah mengonsumsi es krim dan produk susu lainnya, sering kali diikuti dengan gejala lain, seperti gatal-gatal, ruam, muntah, buang air besar berdarah, atau kesulitan bernapas.
Suatu gejala alergi susu bisa diketahui melalui tes darah dengan mencari antibodi Immunoglobin E (IgE) yang ada pada darah.
Gejala yang ditimbulkan dari alergi susu muncul dalam waktu dua hingga tiga jam setelah mengonsumsi produk susu.
Jenis dan tingkat keparahan gejala tersebut berbeda pada setiap orang.
- Gula
Mengonsumsi terlalu banyak gula sekaligus dapat menyebabkan munculnya gangguan pencernaan seperti kembung dan diare.
Gula dapat membuat perut dan usus menarik cairan dan elektrolit ke dalam, yang dapat menyebabkan buang air besar.
Jika mengonsumsi es krim yang mengandung gula yang beralkohol ( biasanya ditemukan pada jenis rendah kalori), kemungkinan akan timbul kram dan kembung karena gula yang tidak dapat dicerna.
- Makan terlalu banyak
Jika es krim menjadi makanan penutup setelah makan besar, mungkin banyaknya jumlah makanan yang telah dikonsumsi membuat perut menjadi bermasalah.
Mengonsumsi makanan terlalu banyak dianggap menjadi penyebab utama karena es krim dianggap sebagai makanan yang lama dicerna dalam tubuh.
- Asam lambung naik
Mual dan muntah merupakan dua gejala asam lambung yang dapat dirasakan setelah menikmati semangkuk besar es krim.
Gejala dari asam lambung berupa nyeri pada dada, rasa asam yang muncul di mulut, kesulitan menelan, atau sering batuk.
Salah satu pemicu terjadinya kenaikan asam lambung adalah mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi, sekitar setengah cangkir es krim vanila mengandung 7 gram lemak.
Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk meredakan rasa nyeri setelah mengonsumsi es krim dalam jumlah yang berlebihan:
Minum segelas teh peppermint atau jahe yang dapat menenangkan perut,
Latihan fisik secara teratur dapat membantu meredakan kembung,
kompres perut dengan botol yang terisi air hangat.
Tips Menikmati Es Krim Tanpa Sakit Perut
- Cobalah es krim dengan olahan susu lain
Cobalah memilih alternatif es krim bebas susu, seperti es krim dengan olahan dari susu almond, susu kedelai, dan santan.
- Nikmati porsi kecil
Cobalah makan dengan porsi yang lebih kecil, cara tersebut dapat diterapkan ketika menginginkan yang asli, namun pengganti saja tidak akan cukup.
- Minum pil
Minum pil enzim laktase, seperti Lactaid sebelum makan. Mengonsumsi pil tersebut akan menyediakan enzim yang dibutuhkan untuk memecah laktosa.
- Beri waktu
Untuk mencegah sakit perut, beri jeda antara waktu makan dengan semangkuk es krim.
Hal tersebut akan membantu memberikan waktu bagi perut untuk mencerna makanan. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey