JAGOSATU.COM - Minuman soda, atau yang sering disebut sebagai soft drink, telah menjadi favorit banyak orang.
Terutama saat disantap di tengah terik matahari pada siang hari, soft drink menjadi salah satu opsi untuk menghilangkan dahaga.
Namun, tahukah Anda bahwa soft drink mengandung banyak gula yang berlebihan? Konsumsi berlebihan terutama tidak dianjurkan bagi para perempuan karena dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan.
Bahan tambahan buatan serta kandungan sirup jagung fruktosa tinggi yang terdapat dalam soft drink dapat memberikan dampak yang merugikan bagi kesehatan hati.
Konsumsi rutin minuman soda dapat memperburuk NAFLD (Non-Alcoholic Fatty Liver Disease), bahkan bisa berkembang menjadi kondisi yang lebih serius seperti steatohepatitis non-alkohol (NASH).
Menurut sebuah studi yang dilaporkan oleh Times of India, perempuan yang mengonsumsi minuman bersoda setiap hari memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit hati seperti kanker hati dan hepatitis kronis.
Studi observasional tersebut melibatkan hampir 100.000 perempuan pasca menopause dari Women's Health Initiative dan diikuti selama lebih dari 20 tahun.
"Sepengetahuan kami, ini adalah studi pertama yang melaporkan hubungan antara asupan minuman bersoda dan kematian akibat penyakit hati kronis," kata penulis studi Longgang Zhao dari Brigham's Channing Division of Network Medicine.
Berikut adalah beberapa dampak buruk dari konsumsi minuman soda bagi kesehatan:
-
Kenaikan Berat Badan:
Soft drink umumnya mengandung sirup jagung fruktosa tinggi atau gula lainnya yang menyumbang kalori berlebih tanpa memberikan nutrisi yang berarti. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan penambahan berat badan dan peningkatan risiko obesitas.
-
Tingkatkan Resiko Diabetes:
Gula tinggi dalam soda dapat menyebabkan resistensi insulin, yang merupakan faktor penting dalam pengembangan diabetes tipe 2. Konsumsi rutin juga dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah, yang pada akhirnya dapat menyebabkan diabetes.
-
Merusak Gigi:
Kandungan asam dan gula dalam soda dapat merusak email gigi dan membuat gigi lebih rentan terhadap kerusakan. Selain itu, gula dalam soda juga dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri di mulut, yang pada gilirannya dapat menyebabkan masalah kesehatan mulut seperti radang gusi dan penyakit periodontal.(jpg)