Arkeologi Bali Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Jawa Kalimantan Kesehatan Lifestyle & Hiburan Maluku Nasional Nusa Tenggara Timur Olahraga Papua Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Kenali Gejala Hernia pada Anak, Orang Tua Diminta Segera Memeriksakan ke Dokter

ALengkong • Senin, 13 Juli 2026 | 13:55 WIB
Ilustrasi seorang anak yang sedang tersenyum bahagia
Ilustrasi seorang anak yang sedang tersenyum bahagia

JagoSatu.com - Hernia pada anak merupakan kondisi medis yang cukup umum terjadi dan memerlukan perhatian serius dari orang tua. Kondisi ini muncul ketika organ dalam, seperti usus, menonjol keluar melalui celah atau titik lemah pada dinding otot perut. Pemahaman mengenai tanda-tanda awal hernia sangat penting agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin dan mencegah komplikasi.

Salah satu ciri yang paling mudah dikenali adalah munculnya benjolan di area lipatan paha atau sekitar pusar. Benjolan ini biasanya tampak lebih jelas saat anak menangis, batuk, atau mengejan, dan dapat mengecil atau menghilang sementara ketika anak berbaring dalam kondisi rileks.

Selain benjolan, anak juga dapat menunjukkan tanda ketidaknyamanan seperti rewel, gelisah, atau mengeluhkan nyeri di area perut atau lipatan paha. Rasa nyeri ini terjadi akibat tekanan pada jaringan yang menonjol, sehingga mengganggu aktivitas anak sehari-hari.

Pada kondisi yang lebih serius, hernia dapat menimbulkan gejala seperti penurunan nafsu makan, mual, hingga muntah. Jika benjolan tampak kemerahan, kebiruan, terasa keras, atau tidak dapat masuk kembali, kondisi ini merupakan tanda bahaya yang memerlukan penanganan medis segera karena berisiko terjadi hernia terjepit.

Dokter menyarankan agar orang tua segera memeriksakan anak jika mencurigai adanya gejala hernia. Konsultasi dengan dokter spesialis anak atau bedah anak diperlukan untuk memastikan diagnosis dan menentukan penanganan yang tepat, apakah cukup dipantau atau memerlukan tindakan operasi.

Penanganan hernia pada anak umumnya dilakukan melalui prosedur pembedahan kecil untuk mengembalikan organ ke posisi semula dan memperkuat dinding otot perut. Prosedur ini relatif aman dengan tingkat keberhasilan yang tinggi jika dilakukan oleh tenaga medis profesional. Setelah operasi, anak biasanya dapat kembali beraktivitas normal setelah masa pemulihan.

Orang tua juga diimbau untuk rutin memantau kondisi fisik anak, terutama pada anak yang lahir prematur atau memiliki faktor risiko tertentu. Hindari mencoba menekan atau memasukkan benjolan secara paksa karena dapat memperparah kondisi.

Edukasi mengenai tanda-tanda hernia penting untuk meningkatkan kewaspadaan orang tua. Dengan deteksi dini, risiko komplikasi dapat diminimalkan dan anak dapat memperoleh penanganan yang tepat waktu.

Selain itu, dukungan emosional dari orang tua sangat dibutuhkan selama proses pemeriksaan hingga pemulihan. Memberikan rasa aman dan komunikasi yang baik dengan dokter akan membantu memastikan anak mendapatkan perawatan optimal.

Kesimpulannya, hernia pada anak tidak boleh diabaikan. Kewaspadaan terhadap perubahan fisik sekecil apa pun menjadi kunci dalam menjaga kesehatan anak. Penanganan yang cepat dan tepat akan membantu mencegah komplikasi serta memastikan tumbuh kembang anak tetap optimal.

Editor : ALengkong
Sumber : https://health.kompas.com/read/26G11194500668/kenali-ciri-ciri-hernia-pada-anak-dokter-sarankan-segera-periksa-jika-muncul
hernia pada anak gejala hernia kesehatan anak