JAGOSATU.COM - Camat Kalawat Ferlie Indria Nassa mendadak viral di berbagai grup media sosial (medsos) karena pernyataannya yang mengejutkan. Dalam sebuah kesempatan saat memberikan sambutan di ibadah pemakaman Alm Welly Kumentas, Camat tersebut secara terbuka mengajak warga untuk memilih salah satu partai politik (parpol) dan bahkan mempromosikan calon legislatif yang diusung oleh parpol tersebut.
Tindakan ini mendapatkan banyak kritikan dari berbagai pihak. Salah satunya adalah Ketua LSM Gebrak Minut, William Luntungan, yang mendesak agar tindakan Camat tersebut dikenai sanksi tegas. Luntungan mengecam tindakan Camat, terutama karena sambutan tersebut disampaikan dalam kapasitasnya sebagai perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab).
"Dari video ini, jelas terlihat bahwa seorang Camat dengan sadar melakukan ajakan, bahkan terdengar mengatakan bahwa karena belum tahapan kampanye, maka tindakan ini dianggap tidak masalah. Padahal, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak diperbolehkan untuk melakukan kampanye politik. Pengurus partai politik pun masih belum diizinkan untuk melakukan kampanye, sesuai dengan aturan yang berlaku pada tahapan politik saat ini," ujar Luntungan.
Sementara itu, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Minut, Novly Wowiling, mengungkapkan bahwa ia masih perlu meninjau lebih lanjut mengenai masalah ini sebelum memberikan tanggapan resmi.
Di media sosial, berikut adalah pernyataan lengkap yang diucapkan oleh Camat Kalawat yang telah menjadi viral:
“Kami sebagai pemerintah menyampaikan kepada kita seluruh masyarakat yang ada, karena so lebe dekat ini tahun politik, maka torang sama deng Pak Ketua bilang jangan babaku salah, torang musti babaku bae biar torang beda pilihan, beda warna.
Karena ini warna ini cuma sebentar, tapi tu torang pe persaudaraan, torang pe kebersamaan, itu torang harus jaga sampai selama-lamanya. Tetapi sama deng Pak Bupati bilang, torang pemerintah menang ada pak waktunya kalau so keluar ini surat perintah tidak boleh ni Camat mo buka mulu pasti Camat mo tutu mulu, tapi saat ini saya memang selalu menyampaikan kepada masyarakat yang ada di Desa Suwaan kalo torang nyanda mo pilih ulang pa torang pe Ketua DPRD Minahasa Utara torang mo gigi jari.
Karena apa? Torang so melihat, makanya lihat saja apa perbuatan-perbuatan yang sudah diberikan dari pada keluaraga Lolong-Kalesaran apalagi torang pe Ketua banyak sekali pokir toh, banyak kegiatan yang sudah dilakukan di Desa Suwaan.
Torang cuma mo apa? Bantu doa dan bantu suara. Jangan tu yang mo bilang torang sayang torang pe pilihan kita itu pilihan masing-masing. Sama deng Pak bilang, DPRD Sulawesi Utara ada Pak Berty.
Memang saat ini Camat bilang karena sementara menjabat Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara begitu juga dengan Pak Ketua Denny Kamlon Lolong SSos sebagai Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Utara, ini da pegang palu ini ja ba toki samua apa kegiatan program pemerintah tanpa disetujui oleh Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Utara bersama dengan anggota DPRD lainnya, nyanda mo dapa apa-apa torang.
Tapi torang bersyukur ada perhatian, ada kebersamaan yang sudah ditunjukkan kepada kita masyarakat yang ada di Kabupaten Minahasa Utara lebeh khusus di Kecamatan Kalawat.
Dan ingat sama deng Pak bilang memang torang Pak ada calon anggota DPR-RI Bapak eh bukang, Bung Rio Dondokambey nanti yang disampaikan Camat yang penting 1 warna toh, ada dalam 1 warna, 1 wadah dalam torang memenangkan.
Camat boleh kua bakoar ada ini, belum ada de pe tahapan untuk Camat jangan membicarakan dalam hal politik tapi dalam kesempatan ini bisa kami sampaikan karena ini adalah juga misi karena torang pe Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara itu memang PDI jadi torang ini dia sebagai pemerintah adalah mitra kerja dengan belum adanya penetapan untuk tidak boleh Camat ASN berkoar berbicara maka kesempatan ini saya gunakan.
Untuk itu bagi kita semua, kita melihat apa yang terjadi di Kabupaten Minahasa Utara ini banyak perubahan yang luar biasa. Torang pe tanah-tanah ini so jadi mahal-mahal. Kalo dulu nda ada harga Pak, kalo sekarang so jadi harga itu karena apa? perjuangan dari pada PDI lewat Bapak Gubernur Sulawesi Utara Bapak Olly Dondokambei SE. Itu sangat luar biasa. Bukang mo puji tapi ini memang nyata.” (mpo)
Editor : Tina Mamangkey