JAGOSATU.COM - Menteri BUMN Erick Thohir terus menarik perhatian sebagai potensi Calon Wakil Presiden (Cawapres) dalam Pilpres 2024. Keberhasilannya sebagai Ketua Umum PSSI, yang mampu mengangkat prestasi Timnas ke panggung internasional, telah menimbulkan berbagai perbincangan.
Gitadi Tegas Supramudyo, seorang Pengamat Politik dari Universitas Airlangga Surabaya, menyatakan bahwa Erick Thohir membawa nilai tambah yang signifikan sebagai calon wakil presiden berkat kinerja dan prestasinya di Kementerian BUMN. Pencapaiannya telah menjadikannya figur andalan yang sangat dipercayai oleh Presiden Jokowi untuk mendampingi dalam pilpres mendatang.
"Saat ini, Erick Thohir sedang mengalami kesuksesan dalam memajukan PSSI ke arah yang lebih baik. Hal ini dianggap sebagai langkah yang mendasar oleh masyarakat," kata Gitadi dalam wawancara pada Jumat (22/9).
Erick Thohir dikenal telah membawa banyak inovasi yang menguntungkan negara dan rakyat melalui Kementerian BUMN. Mantan Presiden Inter Milan ini telah mencapai kemajuan besar dengan menghadirkan berbagai program pro-rakyat.
Salah satu program yang dicanangkan oleh Erick Thohir di Kementerian BUMN adalah pemberian bantuan beras sebanyak 10 kilogram per bulan kepada setiap keluarga penerima manfaat (KPM). Selain itu, ia juga mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), memberikan jaminan rumah yang terjangkau untuk generasi milenial, serta memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pelaku usaha.
Erick juga telah menciptakan berbagai inovasi yang belum pernah ada sebelumnya, seperti membangun fasilitas latihan khusus untuk Timnas Indonesia dan mendirikan yayasan sosial sepak bola untuk membantu mantan pemain Timnas Indonesia dalam bidang kesehatan dan sosial.
Melihat semua prestasinya, Gitadi menyimpulkan bahwa tidaklah mengherankan jika masyarakat mempercayai Erick Thohir sebagai calon wakil presiden. Masyarakat melihatnya sebagai sosok yang memiliki potensi besar untuk menggerakkan bangsa dan negara menuju perbaikan yang lebih baik.
"Saat ini, masyarakat semakin cerdas dalam mengamati calon presiden dan calon wakil presiden yang akan mereka pilih," tambah Gitadi.(jpg)
Editor : Tina Mamangkey