Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Jelang Lebaran, Kebut Pemadaman Hutan dan Lahan

Pratama Karamoy • 2026-03-18 15:25:03

JINAKKAN API: Petugas Manggala Agni memadamkan kebakaran hutan di Riau.
JINAKKAN API: Petugas Manggala Agni memadamkan kebakaran hutan di Riau.

JAKARTA – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghantui masyarakat Riau jelang Lebaran. Pemantauan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyebut sedikitnya ada 49 hotspot atau titik panas yang tersebar di kabupaten Pelalawan (42), Indragiri Hilir (2), Dumai (4), dan Kampar (1).

Kemenhut berupaya secepatnya memadamkan karhutla tersebut. Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kemenhut Thomas Nifinluri mengatakan, mereka terus memantau sebaran titik panas berdasarkan pantauan website SiPongi dari Satelite Nasa-Terra/Aqua.

"Seiring dengan terpantaunya hotspot pada sejumlah lokasi, Manggala Agni bersama pihak terkait lainnya di daerah juga melaporkan upaya penanganan karhutla," katanya (16/3). Misalnya pada 1–15 Maret lalu, sudah dilaksanakan penanganan karhutla sebanyak 48 kali operasi.

Dengan luas areal yang berhasil ditangani yaitu 78,2 hektar. Meliputi Kabupaten dan Kota Dumai, Bengkalis, Pelalawan, Rokan Hilir, Indragiri Hilir, dan Kampar.

 

Baca Juga: Sanksi Menanti Perusahaan Yang Tak Bayar THR Sesuai Ketentuan

 

Selain operasi pemadaman karhutla, tim juga melakukan penguatan pemantauan melalui patroli udara. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan deteksi dini, serta mempercepat respons penanganan di lapangan. Mobilisasi helikopter patroli udara jenis Bell saat ini sedang approaching menuju Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru. Armada ini dikerahkan untuk mendukung kegiatan patroli udara dalam rangka pemantauan wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau.

Upaya pemadaman karhutla di Riau dan sejumlah daerah lain, juga dilakukan lewat operasi modifikasi cuaca (OMC). Dirjen Penegakkan Hukum Kemenhut Dwi Januanto Nugroho mengatakan ada potensi gelombang El Nino yang panjang. Sehingga meningkatkan risiko terjadinya karhutla. (wan/bas/jawa pos)

Editor : Pratama Karamoy
#Nasional