JAKARTA - Sebanyak 483 ribuan pelamar manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan pegawai Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dinyatakan lulus seleksi administrasi. Pemerintah menjamin seleksi berjalan dengan objektif.
Secara khusus Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memimpin rapat soal rekrutmen SDM KDKMP dan KNMP di Jakarta kemarin (4/5). Zulhas mengatakan rekrutmen itu bagian dari langkah konkret pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan di wilayah perdesaan dan pesisir.
Sejak diumumkan pada 15 April lalu, pemerintah membuka lowongan sebanyak 35.476 formasi. Terdiri atas 30.000 posisi Manajer KDKMP dan 5.476 pegawai KNMP. "Antusiasme masyarakat ternyata sangat luar biasa hingga melampaui ekspektasi awal pemerintah," kata Zulhas.
Tercatat hingga penutupan pendaftaran pada 25 April lalu, sebanyak 639.732 orang telah mendaftar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 483.648 pelamar diantaranya dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya.
Saat ini, rangkaian seleksi telah memasuki tahapan Tes Kompetensi yang dilaksanakan mulai tanggal 3 hingga 12 Mei 2026. Ujian ini diselenggarakan secara transparan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang tersebar di 72 titik lokasi di seluruh Indonesia.
Baca Juga: KEMENDIKDASMEN: Program Revitalisasi 809 Sekolah NTT Dimulai
Zulhas menekankan pentingnya integritas dalam proses seleksi tersebut. "Ini merupakan investasi sumber daya manusia terbesar di desa yang pernah dilakukan oleh negara," kata dia. Baginya generasi muda benar-benar diberi kesempatan membangun desa, membuat pusat pertumbuhan ekonomi di desa, dan memotong rantai panjang distribusi.
Zulhas juga mengingatkan para peserta untuk berhati-hati terhadap praktik penipuan yang menjanjikan kelulusan. "Sekali lagi saya tegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya apapun," tandas. Selain itu tidak ada jalur khusus, dan tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan.
Setelah melewati tes kompetensi, para peserta akan menghadapi seleksi kompetensi tambahan yang meliputi Tes Mental Ideologi serta pemeriksaan kesehatan pada akhir Mei 2026. Seluruh rangkaian proses ini akan berujung pada pengumuman hasil tes akhir yang dijadwalkan pada 7 Juli 2026. (wan/bas)
Editor : Pratama Karamoy