Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Komite Sepak Bola Internasional Merilis Aturan Baru, Ini Detailnya

Tina Mamangkey • 2023-11-30 12:07:47
Konferensi Pers yang Dilakukan pada Pertemuan Tahunan IFAB ke 137 pada Maret 2023 lalu, Organisasi Tersebut Berencana Akan Melakukan Uji Coba Beberapa Aturan Baru. / Sumber : IFAB
Konferensi Pers yang Dilakukan pada Pertemuan Tahunan IFAB ke 137 pada Maret 2023 lalu, Organisasi Tersebut Berencana Akan Melakukan Uji Coba Beberapa Aturan Baru. / Sumber : IFAB

JAGOSATU.COM - Komite Sepak Bola Internasional (IFAB) tengah mempersiapkan langkah-langkah baru dalam aturan pertandingan sepak bola, sebagaimana diungkapkan dalam Annual Business Meeting (ABM) yang diadakan di London.

Pertemuan yang dipimpin oleh Ketua Pelaksana Asosiasi Sepakbola Skotlandia tersebut mencurahkan perhatiannya pada upaya membangun rasa hormat pemain terhadap para pengadil lapangan.

IFAB menyatakan, "Pembahasan kali ini lebih berfokus pada bagaimana membuat pemain memiliki rasa hormat pada para pengadil di lapangan."

Salah satu inovasi yang disetujui oleh para pejabat IFAB adalah penerapan 'sin bins' pada kompetisi yang memiliki standing lebih tinggi.

Menurut The Athletic, uji coba penerapan 'sin bins' rencananya akan dilakukan pada musim 2024/2025 mendatang.

Aturan ini sudah lama diterapkan pada kompetisi akar rumput di sepakbola Inggris, khususnya pada kompetisi kasta kelima di National League dan kompetisi resmi untuk wanita di kasta ketiga ke bawah.

Dalam pertandingan berdurasi 90 menit, pemain yang melakukan tindakan seperti berteriak pada wasit atau membanting bola dengan sengaja akan dikenai hukuman.

Hukuman ini berupa larangan bergabung dalam pertandingan selama 10 menit, dan pemain boleh kembali setelah wasit memberikan izin.

Pertemuan tersebut juga membahas aturan ketat terkait pemain, staf, dan pelatih yang melakukan protes berlebihan serta tindakan protes dengan menggeruduk pengadil di lapangan.

IFAB juga menegaskan pembahasan tentang strategi mengatasi tindakan membuang waktu selama pertandingan.

Dalam konteks komunikasi dengan wasit, kapten dari kedua tim hanya diperbolehkan berbicara dengan pengadil di lapangan pada situasi tertentu.

Baca Juga: Oma Maria, Manusia Tertua di Minahasa Meninggal Dunia di Usia 102 Tahun

IFAB juga merinci bahwa aturan lebih ketat akan diterapkan pada pemain, staf, dan pelatih yang terlibat dalam protes berlebihan.

Sky Sports melaporkan bahwa pertemuan ABM juga membahas perubahan amandemen pada pasal ke-12 dari Laws of the Game yang menangani tindakan handball di kotak penalti, memberikan hukuman seperti pelanggaran pada umumnya.

Selain itu, IFAB membahas lebih lanjut sosialisasi mengenai teknologi Video Assistant Referee (VAR) dalam pertemuan yang digelar di London tersebut. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#aturan baru #london #internasional #ifab #Inggris #Sepak Bola #KOMITE