JAGOSATU.COM -Liga Champions akan melanjutkan babak 16 besar pada tengah pekan ini. Empat laga bakal tersaji, salah satunya Napoli vs Barcelona!
Liga Champions sudah memasuki babak 16 besar. Tengah pekan lalu, empat laga sudah digelar.
Hasilnya, Man City menang 3-1 atas Copenhagen, Real Madrid menang 1-0 atas RB Leipzig, PSG menang 2-0 atas Real Sociedad, dan Lazio menang 1-0 atas Bayern Munich.
Babak 16 besar Liga Champions akan kembali bergulir di tengah pekan ini, pada Rabu (21/2) dan Kamis (22/2) dini hari dan masih memainkan leg pertama.
Baca Juga: Walter Mazzarri Didepak dari Napoli, Francesco Calzona Dilantik Sebagai Pengganti
Dibuka oleh PSV vs Borussia Dortmund dan Inter Milan vs Atletico Madrid.
Kemudian selanjutnya, bakal dimainkan laga Porto vs Arsenal dan Napoli vs Barcelona.
Inter Milan tentu tidak boleh meremehkan Atletico Madrid yang kerap kasih kejutan. Arsenal lagi galak di Liga Inggris, mampukah juga galak di Liga Champions?
Barcelona tercecer di LaLiga, maka Liga Champions bakal jadi kans terbesar mereka untuk meraih titel juara. Tapi Napoli, beberapa musim terakhir jadi kuda hitam yang berbahaya.
Inter Milan vs Atletico Madrid merrupakan laga panas tengah pekan ini. Bakal terjadi adu pintar dua eks pemain didikan Sven Goran Eriksson di Giuseppe Meazza dini hari.
Ini jadi pertemuan kedua Inter dan Atletico setelah Piala Super 2010, yang dimenangi wakil Spanyol dengan skor 2-0.
Inter sebagai tuan rumah jelas diunggulkan mengingat mereka dalam tren bagus usai lima kemenangan beruntun di Serie A. Nerazzurri juga memenangi lima partai terakhrnya di liga.
Tapi, Atletico tidak bisa diremehkan juga mengingat mereka sudah berpengalaman betul di Liga Champions. Diego Simeone sebagai pelatih boleh dikatakan unggul atas Simone Inzaghi dalam hal ini.
Duel yang juga membangkitkan memori indah Inzaghi dan Simeone saat bahu-membahu membawa Lazio juara Serie A dan Coppa Italia.
Kala itu keduanya jadi andalan pelatih Sven Goran Eriksson di posnya masing-masing sedari 1999 hingga 2003.
Inzaghi adalah striker andalan Lazio, sementara Simeone jadi penyeimbang di lini tengah. Wajar ketika gaya main Inter dan Atletico kini mirip dengan masa lalu kedua pelatih sebagai pemain.
"Eriksson jelas sangat mempengaruhi gaya melatih kami. Dia pelatih luar biasa, pribadi yang hebat, dengan inovasi taktik yang membuatnya bisa sukses di Italia dan juga mancanegara. Sudah pasti dia punya pengaruh besar untuk kami," ujar Inzaghi seperti dikutip Football Italia.(mpd)
Editor : Nur Fadilah