JAGOSATU.COM - Manchester City resmi mendatangkan pemain muda berbakat asal Prancis, Rayan Cherki, dari Lyon dengan nilai transfer mencapai GBP 30 juta. Meski baru berusia 21 tahun, Cherki langsung mencuri perhatian karena membawa misi pribadi yang cukup panas: mengalahkan rival sekota, Manchester United, di Liga Inggris musim depan.
Cherki sudah masuk ke dalam skuad Pep Guardiola yang akan tampil di ajang Piala Dunia Antarklub 2025 di Amerika Serikat. Dia diprediksi akan menjalani debut saat Manchester City menghadapi Wydad Casablanca di Philadelphia.
Dalam wawancara terbaru yang dikutip dari metro.co.uk pada Senin (16/6), Cherki mengungkapkan emosinya soal pertandingan melawan Manchester United yang masih membekas di benaknya. Musim lalu, dia tampil gemilang saat masih berseragam Lyon di babak perempat final Liga Europa.
Cherki mencetak gol penyeimbang di leg pertama dan membantu Lyon unggul dua gol di leg kedua saat tampil di Old Trafford. Sayangnya, Lyon gagal melaju usai Manchester United melakukan comeback dramatis lewat gol dari Fernandes, Mainoo, dan Maguire yang mengakhiri agregat 7-6.
“Saya tidak suka ketika Manchester United menang atas Lyon. Saya orang Lyon, dan itu menyakitkan. Sekarang, saya berada di Manchester City dan menunggu momen untuk menghancurkan mereka,” ucap Cherki tegas.
Pernyataan ini langsung memicu perhatian publik karena menunjukkan semangat dan ambisi besar sang pemain. Ia juga tak segan menunjukkan gestur provokatif ke arah fans MU saat mencetak gol di Old Trafford. Kini, Cherki punya peluang besar untuk menuntaskan “dendamnya” di Premier League.
Jadwal Liga Inggris musim 2025/26 yang sudah diumumkan membuat Cherki tak perlu menunggu lama untuk merasakan Derby Manchester pertamanya. Dia juga menyatakan kenyamanan bekerja di bawah arahan Pep Guardiola.
“Saya berbicara dengan Pep tentang posisi saya di lapangan. Dia memberi saya kebebasan saat menguasai bola, dan itu penting karena itu kekuatan utama saya,” ujar Cherki. Ia kemungkinan akan diplot sebagai gelandang serang di belakang striker utama Erling Haaland.
Soal perbandingan dengan Kevin De Bruyne yang baru hengkang, Cherki memilih merendah. “Saya bukan Kevin De Bruyne, dia legenda. Saya hanya ingin membantu tim dan menulis kisah saya sendiri,” tutupnya.
Gabungnya Cherki menjadi sinyal bahwa Manchester City tak hanya memikirkan regenerasi skuad, tetapi juga menambah energi baru untuk rivalitas panas di kota Manchester.
Editor : Toar Rotulung