Jagosatu.com - Francesco Farioli resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala baru FC Porto dengan kontrak dua tahun.
Penunjukan ini dilakukan setelah Porto memutuskan hubungan dengan pelatih sebelumnya, Martin Anselmi.
Musim lalu, Porto mengalami musim tanpa trofi untuk pertama kalinya sejak 2020-21.
Mereka hanya finis di posisi ketiga Primeira Liga dan gagal mencapai final di kedua kompetisi piala domestik Portugal.
Anselmi hanya melatih selama setengah musim setelah menggantikan Vitor Bruno pada Januari.
Kegagalan Porto di Piala Dunia Antarklub menjadi pemicu pemecatan Anselmi.
Dalam ajang tersebut, Porto gagal meraih kemenangan dan finis ketiga di Grup A di bawah Palmeiras dan Inter Miami.
Sebelumnya, Vitor Bruno juga hanya bertahan setengah musim setelah menggantikan Sergio Conceicao.
Conceicao sendiri meninggalkan Porto pada 2024 setelah tujuh tahun menjabat sebagai pelatih kepala.
Porto kini berharap Farioli mampu membawa stabilitas bagi klub yang telah mengalami pergantian pelatih yang cepat.
Meski begitu, Farioli tercatat hanya bertahan satu musim di dua klub terakhir yang ia tangani.
Pelatih asal Italia ini mulai dikenal lewat kiprahnya di klub-klub Turki seperti Fatih Karagumruk dan Alanyaspor.
Ia kemudian memimpin Nice meraih posisi kelima di Ligue 1 pada musim 2023-24.
Setelah itu, ia bergabung dengan Ajax pada Mei 2024.
Di Ajax, Farioli hampir meraih gelar Eredivisie namun gagal di lima laga terakhir musim ini.
Ajax memasuki lima laga terakhir dengan keunggulan sembilan poin atas PSV.
Namun mereka hanya meraih lima poin, sementara PSV menyapu lima kemenangan beruntun.
Kekalahan tersebut menjadi catatan sejarah kelam karena belum pernah ada tim yang kehilangan gelar setelah unggul sembilan poin dengan lima laga tersisa.
Farioli mengundurkan diri dari jabatannya di Ajax dan digantikan oleh John Heitinga.
Ia sempat dikaitkan dengan Brentford sebelum akhirnya Porto merekrutnya sebagai pelatih baru. (samt)
Editor : ALengkong