Jagosatu.com – AS Roma tampil menggila dalam laga uji coba pramusim melawan klub asal Prancis, AS Cannes, dengan kemenangan meyakinkan 3–0 di Stadio Olimpico, Roma.
Pertandingan ini digelar pada 31 Juli 2025 malam waktu setempat dan disaksikan oleh lebih dari dua ribu penonton di stadion.
Gol pembuka datang sangat cepat lewat kaki Stephan El Shaarawy di menit ke-3 yang menciptakan tendangan melengkung dari luar kotak penalti.
Gol tersebut langsung membakar semangat tim tuan rumah dan membuat pertahanan Cannes mulai goyah sejak awal.
AS Cannes, yang tampil sebagai tim tamu, terlihat kewalahan membendung tekanan dari para pemain Roma.
Menjelang akhir babak pertama, giliran Artem Dovbyk mencatatkan namanya di papan skor melalui penyelesaian jarak dekat hasil umpan Tommaso Baldanzi.
Babak pertama ditutup dengan skor 2–0 untuk keunggulan AS Roma, yang tampil dominan dari segala sisi.
Masuk ke babak kedua, pelatih Daniele De Rossi melakukan rotasi penuh untuk memberi kesempatan bermain bagi pemain cadangan dan rekrutan baru.
Pemain muda asal Brasil, Wesley, yang baru direkrut dari Flamengo, menjalani debutnya bersama Roma di babak kedua.
Wesley memperlihatkan potensi besar dengan kemampuan menggiring bola dan akselerasi di sisi sayap kanan.
Sayangnya, Roma harus kehilangan kiper utama mereka, Mile Svilar, akibat cedera otot yang dialaminya saat laga masih berlangsung.
Devis Vasquez kemudian dimasukkan untuk menggantikan posisi Svilar di bawah mistar gawang Roma.
Tak berhenti sampai di situ, Evan Ferguson, penyerang muda yang didatangkan dari Brighton, mencetak gol ketiga Roma di menit ke-88.
Gol tersebut lahir dari umpan silang Angeliño yang diselesaikan dengan sangat tenang oleh Ferguson.
Pertandingan juga menjadi momen haru, ketika seluruh pemain mengenakan pita hitam sebagai bentuk penghormatan atas meninggalnya putra dari mantan kiper Roma, Julio Sergio.
Dilansir dari Football Italia – sekitar 2.772 orang hadir di stadion untuk menyaksikan pertandingan sekaligus memberikan dukungan moral bagi Julio Sergio.
Para suporter Roma memberikan tepuk tangan saat momen mengheningkan cipta dilakukan sebelum kick-off.
Meski menang dengan skor besar, sebagian pengamat menyebut bahwa permainan Roma belum berada di level maksimal dan masih butuh peningkatan koordinasi antar lini.
Beberapa fans juga menyebut para pemain terlihat mencoba terlalu keras untuk menunjukkan kualitas individu ketimbang bermain kolektif.
Namun, hasil ini tetap menjadi modal penting bagi pelatih Daniele De Rossi dalam menyusun strategi untuk musim kompetisi Serie A yang akan datang.
Kemenangan ini sekaligus memperlihatkan kualitas rekrutan baru seperti Ferguson dan Wesley yang mulai menjanjikan performa positif untuk Roma ke depan.
(KT)
Editor : ALengkong