Jagosatu.com-Manchester United sedang mempersiapkan langkah yang tidak biasa untuk menyelesaikan masa depan Jadon Sancho.
Klub berencana mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak sang pemain hingga tahun 2027.
Langkah ini dianggap sebagai strategi agar MU tetap memiliki kendali penuh atas Sancho.
Dengan perpanjangan kontrak, Setan Merah bisa menjaga nilai jual sang winger di bursa transfer.
Strategi ini juga menjadi peringatan bagi Sancho dan agennya bahwa klub tidak ingin dirugikan.
Baca Juga: Pelatih Spanyol Serukan Perlindungan bagi Lamine Yamal: Fokus ke Bakat, Bukan Kehidupan Pribadi”
MU tidak ingin kehilangan Sancho secara gratis jika kontraknya habis.
Dengan kontrak baru, klub bisa menegosiasikan transfer atau klausul jual lebih fleksibel.
Sebelumnya, ada rumor Sancho akan dipinjamkan ke klub lain dengan opsi pembelian.
Namun skenario itu dinilai lebih menguntungkan klub peminjam dibanding Manchester United.
Mengaktifkan klausul perpanjangan membuat MU tetap berada di posisi aman.
Pihak manajemen percaya ini langkah terbaik di tengah situasi sulit dengan Sancho.
Sancho sendiri masih berjuang menemukan kembali performa terbaiknya.
Ia sempat dipinjamkan musim lalu, tetapi penampilannya belum benar-benar konsisten.
Aktivasi kontrak ini memberi MU waktu lebih panjang untuk menilai masa depan Sancho.
Langkah ini juga memberi tekanan agar Sancho segera menentukan sikap terkait kariernya.
Bagi klub, kontrak baru bukan berarti Sancho otomatis kembali ke tim utama.
Tapi setidaknya klub bisa menjaga nilai investasinya pada pemain yang dulu ditebus mahal.
Strategi ini juga bisa digunakan sebagai alat negosiasi dengan klub peminat lainnya.
Sancho saat ini berada di persimpangan karier antara bertahan atau mencari peluang baru.
MU ingin memastikan keputusan apapun tidak merugikan klub di masa depan.
Dengan kontrak hingga 2027, masa depan Sancho tetap berada dalam kendali Setan Merah.
Semoga langkah ini bisa memberikan kejelasan dan win-win solution bagi kedua pihak.
(YP)
Editor : Toar Rotulung