Jagosatu.com - Joshua Kimmich menjadi salah satu bintang kemenangan Bayern Munich saat mereka menundukkan Borussia Monchengladbach dengan skor 3-0.
Kemenangan tersebut membuat Bayern mencatatkan 13 kemenangan beruntun di awal musim 2025-26.
Rekor itu menyamai pencapaian AC Milan pada musim 1992-93 di antara tim-tim dari lima liga top Eropa.
Kimmich membuka keunggulan Bayern sebelum dua pemain pengganti, Raphael Guerreiro dan Lennart Karl, menambah gol.
Menurut Kimmich, keberhasilan Bayern bukanlah kebetulan semata.
Ia menegaskan bahwa hasil itu merupakan buah dari kerja keras dan konsistensi tim dalam latihan.
Selain itu, struktur permainan yang jelas juga menjadi kunci keberhasilan mereka sejauh ini.
Kimmich memuji kedalaman skuad Bayern yang siap tampil maksimal kapan pun dibutuhkan.
Ia menyebut bahwa setiap pemain yang masuk sebagai pengganti mampu memberikan dampak positif secara langsung.
Kebersamaan dan semangat saling mendukung juga menjadi faktor penting di ruang ganti Bayern.
Meskipun ada persaingan internal, para pemain tetap fokus pada kepentingan tim.
Kimmich mengakui bahwa tidak semuanya berjalan sempurna, namun harmoni tim tetap terjaga.
Dalam laga melawan Gladbach, Bayern sempat kesulitan mencetak gol meski unggul jumlah pemain.
Gladbach harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-19 setelah Jens Castrop menerima kartu merah.
Setelah itu, tim lawan bermain sangat bertahan dan membuat Bayern harus bersabar.
Kimmich menyebut pertandingan tersebut sebagai “ujian kesabaran” bagi timnya.
Vincent Kompany, pelatih Bayern, juga memuji ketenangan para pemainnya dalam menghadapi tekanan.
Ia mengatakan bahwa Bayern berhasil mengontrol emosi dan menjaga tempo permainan hingga akhirnya mencetak gol.
Kompany menilai timnya pantas menang karena tetap sabar dan disiplin dalam menyerang.
Kini Bayern berpeluang mencetak sejarah baru ketika menghadapi Koln di ajang DFB-Pokal pada hari Rabu mendatang. (samt)
Editor : ALengkong