Jagosatu.com - Joao Pedro tengah mengalami kesulitan mencetak gol dalam tujuh laga terakhir Premier League.
Chelsea berharap mendapatkan dorongan serangan dari kembalinya Liam Delap.
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, menyadari bahwa Joao Pedro berbeda dari striker top dunia.
Chelsea mengalami kekalahan 2-1 dari Sunderland pada akhir pekan lalu.
Tim berharap bisa bangkit saat menghadapi Wolves di Piala EFL, Rabu mendatang.
Delap absen dalam 10 pertandingan terakhir akibat cedera hamstring melawan Fulham pada Agustus.
Ketidakhadiran Delap membuat Chelsea kesulitan mencetak gol.
Maresca menyatakan bahwa Delap akan kembali secara bertahap agar tidak terbebani.
Kembalinya Delap diharapkan bisa meringankan tekanan pada Joao Pedro.
Sejak bergabung dari Brighton, Joao Pedro sempat mencetak dua gol dan tiga assist dalam empat pertandingan awal.
Namun, ia kini tidak mencetak gol dalam tujuh laga Premier League terakhir.
Maresca menegaskan bahwa Joao Pedro bukan tipe striker yang bisa mencetak 20 gol setiap musim.
Ia menyebut Joao Pedro memiliki peran berbeda dibanding striker seperti Lewandowski, Mbappe, atau Haaland.
Maresca menambahkan faktor fisik penting, karena pemain yang tidak 100% sulit bersaing di Premier League.
Joao Pedro kini hanya memiliki dua gol dari sembilan laga liga.
Perbandingan dengan striker top menunjukkan Haaland dan Mbappe masing-masing mencetak 11 gol dalam sembilan dan sepuluh laga.
Lewandowski telah mencetak empat gol dari tujuh laga di LaLiga.
Joao Pedro juga hanya memiliki tiga tembakan tepat sasaran, jauh di bawah Haaland dan Mbappe.
Rasio konversi tembakan Joao Pedro hanya 18,18%, lebih rendah dibanding Haaland yang 29,73%.
Maresca menekankan pentingnya berbagi beban gol di lini depan agar Chelsea tetap kompetitif di semua kompetisi. (samt)
Editor : ALengkong