JAGOSATU.COM – Liverpool sukses menundukkan Real Madrid dengan skor tipis 1-0 dalam laga matchday keempat Liga Champions di Anfield, Rabu (5/11) dini hari WIB. Gol tunggal Alexis Mac Allister di babak kedua memastikan tiga poin berharga bagi The Reds yang tampil penuh determinasi di hadapan pendukung sendiri.
Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi sejak awal. Real Madrid yang diasuh Xabi Alonso mencoba menguasai permainan lewat penguasaan bola, sementara Liverpool tampil sabar menunggu celah untuk melakukan serangan balik cepat.
Gol kemenangan Liverpool tercipta pada menit ke-61. Dominik Szoboszlai mengirim umpan matang dari tendangan bebas ke arah tiang jauh, dan Alexis Mac Allister berhasil menyundul bola dengan sempurna melewati penjaga gawang Thibaut Courtois. Itu menjadi gol ketiga Mac Allister musim ini sekaligus pembuktian bahwa dirinya mulai menemukan kembali bentuk permainan terbaiknya.
Meski kalah, Real Madrid sebenarnya punya sejumlah peluang emas, namun aksi heroik Courtois membuat skor tidak lebih besar. Kiper asal Belgia itu melakukan beberapa penyelamatan krusial dari tembakan Szoboszlai, Luis Díaz, dan Cody Gakpo.
Usai laga, pelatih Real Madrid Xabi Alonso menilai anak asuhnya tampil cukup baik, namun kurang tajam di lini depan. “Kami bersaing dengan baik, tapi kurang memiliki ancaman nyata. Babak pertama berimbang, sedangkan babak kedua ditentukan oleh detail kecil,” ujar Alonso.
Pelatih asal Spanyol itu juga mengakui bahwa timnya banyak kehilangan fokus karena sering melakukan pelanggaran yang berujung pada peluang bagi Liverpool. “Ketika penonton Anfield mulai menekan, kami terlalu mudah memberikan tendangan bebas. Itu membuat mereka mendapatkan momentum. Kami harus belajar menghindari hal seperti ini,” tambahnya.
Alonso menyebut intensitas pertandingan di Anfield sebagai sesuatu yang luar biasa. “Pertandingan sangat cepat, sangat berat. Kami memberikan terlalu banyak peluang di awal babak kedua, dan Liverpool memanfaatkannya. Kami pulang dengan rasa pahit, tapi kami harus segera menganalisisnya dan memikirkan laga berikutnya,” tegasnya.
Pertandingan ini juga menandai kembalinya Trent Alexander-Arnold ke Anfield setelah kepindahannya yang kontroversial ke Real Madrid pada musim panas lalu. Produk akademi Liverpool itu, yang sebelumnya memenangkan delapan trofi utama bersama klub masa kecilnya, mendapat sambutan dingin dari suporter tuan rumah.
Masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, Alexander-Arnold sempat menjadi sasaran ejekan setiap kali menyentuh bola. Meski demikian, Alonso tetap memberikan pujian kepada bek Inggris itu. “Trent berusaha menunjukkan kualitasnya. Dia pemain yang dewasa dan profesional. Dia tahu bagaimana menghadapi situasi seperti ini,” kata Alonso.
Kemenangan atas Real Madrid membuat Liverpool semakin percaya diri menatap laga-laga berikutnya di Liga Champions. The Reds kini mengoleksi sembilan poin dan terus menjaga peluang untuk finis di puncak grup. Sementara Real Madrid, yang juga memiliki sembilan poin, harus segera bangkit jika tak ingin posisinya tergusur dari zona aman.
Editor : Toar Rotulung