Jagosatu.com - Luciano Spalletti menjalani laga kandang pertamanya sebagai pelatih Juventus dengan has imbang 1-1 melawan Sporting CP di Liga Champions.
Pertandingan tersebut digelar di Allianz Stadium dan menjadi ujian perdana Spalletti di panggung Eropa bersama Bianconeri.
Sporting CP berhasil unggul lebih dulu melalui gol Maxi Araujo yang menjadi satu-satunya tembakan tepat sasaran mereka sepanjang laga.
Juventus kemudian membalas lewat Dusan Vlahovic yang tampil tajam dan menjadi ancaman utama di lini depan.
Gol Vlahovic memastikan Juve terhindar dari kekalahan dan menutup pertandingan dengan skor sama kuat.
Dalam laga tersebut, Juventus mencatat sembilan tembakan tepat sasaran, jumlah tertinggi mereka di Liga Champions sejak November 2021.
Catatan itu terakhir kali terjadi saat Juve menghadapi Zenit St Petersburg dengan 11 tembakan tepat sasaran.
Vlahovic juga menorehkan rekor pribadi dengan enam tembakan tepat sasaran dalam satu laga Liga Champions musim ini.
Ia menjadi pemain kedua yang mencapai angka tersebut setelah Victor Osimhen yang mencatat tujuh tembakan saat melawan Bodo/Glimt.
Selain itu, Vlahovic adalah pemain Juventus pertama sejak musim 2003-04 yang memiliki enam atau lebih tembakan tepat sasaran dalam satu laga Liga Champions.
Meskipun gagal meraih kemenangan, Juventus kini menempati posisi ke-23 dari 36 tim dengan empat poin di klasemen sementara.
Spalletti tetap menilai performa anak asuhnya menunjukkan banyak hal positif dan tanda-tanda perkembangan yang menggembirakan.
Dalam wawancaranya dengan Sky Sport Italia, Spalletti memuji karakter permainan tim dan kualitas lawan yang dihadapi.
Ia menyebut Sporting sebagai tim yang agresif, suka menguasai bola, dan menerapkan tekanan tinggi sepanjang pertandingan.
Spalletti mengakui Juventus sempat kesulitan di awal laga karena kehilangan bola terlalu mudah dan kurang rapi dalam umpan.
Namun setelah itu, ia menilai tim bereaksi dengan sangat baik dan mulai mendominasi jalannya pertandingan.
Menurutnya, Juventus menciptakan tiga atau empat peluang emas yang seharusnya bisa berbuah gol tambahan.
Spalletti menyoroti bahwa para pemainnya memiliki kualitas individu yang dapat menentukan hasil pertandingan.
Ia juga memuji etos kerja Vlahovic yang tidak hanya mencetak gol tetapi juga berkontribusi dalam pressing dan pergerakan tanpa bola.
Dengan semangat dan cara bermain seperti ini, Spalletti yakin Juventus akan segera memenangkan banyak pertandingan di masa mendatang. (samt)
Editor : ALengkong