Jagosatu.com - Balapan Formula 1 Grand Prix Las Vegas 2025 yang baru saja selesai langsung menyajikan drama panas yang menghebohkan seluruh penggemar balap di dunia.
Grand Prix ini sangat spesial karena sirkuitnya melewati jalanan terkenal Las Vegas Strip yang penuh dengan lampu-lampu gemerlap dan hotel-hotel mewah.
Kontroversi terbesar muncul setelah balapan usai, yaitu ketika dua pembalap dari tim McLaren harus menerima hukuman berat berupa diskualifikasi dari hasil resmi.
Pembalap yang menjadi juara sejati di Las Vegas adalah Max Verstappen dari tim Red Bull, yang sekali lagi menunjukkan kehebatannya di atas lintasan.
Disqualifikasi atau sering disingkat DSQ adalah hukuman paling parah di F1 di mana hasil balapan seorang pembalap dianggap tidak sah dan dihapus total dari klasemen.
Menurut Motorsport.com - Disqualifikasi ini diberikan kepada Lando Norris dan Oscar Piastri karena mobil mereka terbukti melanggar aturan teknis soal brake duct atau saluran pendingin rem yang tidak sesuai standar yang sudah ditetapkan.
Keputusan ini membuat urutan podium atau posisi tiga besar langsung berubah total, membuat George Russell dan Kimi Antonelli dari tim Mercedes naik ke posisi atas.
Sirkuit Las Vegas sendiri adalah salah satu contoh Sirkuit Jalanan atau street circuit, yaitu lintasan balap yang dibuat sementara menggunakan jalan raya biasa dan ditutup saat perlombaan.
Dilansir dari Formula 1 Official Website - Panjang lintasan balap yang harus diselesaikan pembalap di Vegas adalah sekitar $6.201$ kilometer per satu putaran, yang lumayan panjang untuk sirkuit jalanan.
Keunikan lain dari Grand Prix ini adalah jadwalnya, karena balapan utama selalu dilakukan pada malam hari atau bahkan mendekati dini hari waktu setempat.
Alasan utama balapan harus diadakan malam hari adalah untuk menyesuaikan jam tayang agar mudah disaksikan di Eropa dan tentu saja untuk memamerkan kemewahan Las Vegas yang paling indah saat gelap.
Sejarahnya, balapan F1 pernah diadakan di Las Vegas pada tahun 1981 dan 1982, tetapi saat itu digelar di area parkir Caesars Palace, bukan di sepanjang The Strip seperti sekarang.
Pole Position adalah istilah untuk posisi start paling depan yang didapatkan pembalap tercepat saat sesi kualifikasi sehari sebelum balapan utama.
Pembalap yang berhasil meraih Pole Position di Las Vegas 2025 adalah Lando Norris dari McLaren sebelum hasil balapannya harus dihapus karena masalah teknis mobilnya.
Event ini bukan hanya soal balap mobil biasa, tetapi juga dianggap sebagai pesta besar yang menarik banyak selebritas dan orang-orang super kaya dari seluruh dunia.
Salah satu bagian sirkuit yang paling memacu adrenalin adalah lintasan lurus super panjang di Las Vegas Strip, di mana mobil bisa mencapai kecepatan tertinggi mereka.
Pada bagian lurus ini, mobil F1 membutuhkan Aerodinamika yang baik, yaitu desain mobil yang bisa membuat tekanan udara menekan mobil ke bawah atau downforce agar tidak melayang saat ngebut.
Menurut Las Vegas Review-Journal - Kontrak penyelenggaraan F1 Grand Prix Las Vegas ini sudah pasti akan berlanjut setidaknya sampai musim 2027, menjamin balapan ini akan terus ada.
Antusiasme penonton yang datang langsung ke Las Vegas sangat luar biasa, menunjukkan bahwa balapan ini berhasil memikat penonton baru F1 dari Amerika Serikat.
Secara keseluruhan, meskipun dramatis karena diskualifikasi, F1 Las Vegas 2025 tetap sukses menyajikan tontonan balap yang fantastis dan mewah.
(DB)
Editor : Toar RotulungSumber : Motorsport.com, formula1.com