Jagosatu.com - Sean Dyche menegaskan bahwa Nottingham Forest masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan jelang laga tandang melawan Fulham di Craven Cottage.
Pelatih asal Inggris itu meminta para pemainnya untuk tidak cepat puas dengan performa positif yang ditunjukkan belakangan ini.
Forest akan menghadapi Fulham pada laga Premier League hari Senin dalam kondisi kepercayaan diri yang meningkat.
Dyche mencatatkan tujuh kemenangan dari 12 pertandingan di semua kompetisi sejak ditunjuk sebagai pelatih pada Oktober lalu.
Ia menggantikan Ange Postecoglou yang sebelumnya dipecat dari kursi pelatih Nottingham Forest.
Kemenangan telak 3-0 atas Tottenham akhir pekan lalu menjadi salah satu hasil paling impresif Forest di bawah Dyche.
Hasil tersebut membuat Forest kini unggul lima poin dari zona degradasi Liga Inggris.
Kekalahan West Ham dari Manchester City turut membantu Forest tetap berada di posisi aman.
Forest juga telah memenangkan empat dari lima pertandingan liga terakhir mereka.
Jumlah kemenangan itu bahkan lebih banyak dibandingkan 18 pertandingan liga sebelumnya sebelum Dyche datang.
Meski demikian, Dyche menegaskan bahwa situasi ini baru sebatas awal yang baik.
Ia terus mengingatkan pemain bahwa Premier League adalah liga yang sangat kejam dan menuntut konsistensi.
Dyche juga mengakui Fulham tetap berbahaya meski kehilangan beberapa pemain kunci karena AFCON.
Fulham sendiri baru saja tersingkir dari Piala Liga setelah kalah 1-2 dari Newcastle United.
Pelatih Fulham, Marco Silva, langsung mengalihkan fokus timnya kembali ke Premier League.
Silva ingin melanjutkan momentum positif setelah Fulham menang 3-2 atas Burnley pekan lalu.
Ia berharap timnya bisa meraih kemenangan liga secara beruntun sebelum akhir tahun.
Rodrigo Muniz dan Ryan Sessegnon dipastikan absen pada laga ini karena cedera.
Namun Silva optimistis Raul Jimenez masih berpeluang tampil melawan Forest.
Dari sisi pemain kunci, Morgan Gibbs-White dan Harry Wilson diprediksi akan menjadi sosok penentu dalam pertandingan ini. (samt)
Editor : ALengkong