JAGOSATU.COM - Paulo Dybala dipastikan tetap menjadi tumpuan utama AS Roma saat menjamu Genoa pada pekan ke-17 Liga Italia. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Olimpico, Selasa (30/12), dalam situasi skuad Roma yang belum sepenuhnya ideal akibat sejumlah pemain kunci mengalami masalah kebugaran.
Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, mengonfirmasi bahwa salah satu penyerang utama mereka, Artem Dovbyk, belum siap tampil pada laga ini. Penyerang asal Ukraina tersebut masih menjalani proses pemulihan meski sudah kembali mengikuti sesi latihan tim. Namun, kondisinya dinilai belum memungkinkan untuk diturunkan.
“Dovbyk belum siap, jadi dia tidak akan dipanggil. Mudah-mudahan dia bisa kembali minggu depan. Dia sedang berlatih dan bersiap, tetapi dia belum bisa menendang bola,” ujar Gasperini dalam konferensi pers yang dikutip dari laman resmi AS Roma, Senin (29/12).
Gasperini juga menjelaskan bahwa kondisi timnya sempat terganggu oleh libur Natal serta wabah penyakit yang melanda beberapa pemain. Meski demikian, ia menegaskan bahwa tim pelatih tetap memaksimalkan waktu untuk menjaga kesiapan skuad. Selain Dovbyk, Roma juga masih memantau kondisi bek Mario Hermoso yang mengalami cedera pangkal paha.
“Masalah utama kami saat ini adalah Mario Hermoso. Kami masih harus memutuskan apakah dia bisa bermain atau tidak. Dia mengalami cedera pangkal paha dan kami akan menentukannya besok,” kata Gasperini.
Di tengah absennya Dovbyk, Paulo Dybala kembali dipercaya sebagai ujung tombak utama AS Roma. Meski tersedia opsi Evan Ferguson, Gasperini secara terbuka menyatakan bahwa Dybala tetap menjadi pilihan pertama karena kualitas dan pengaruhnya di dalam tim.
“Saya sudah menjelaskan bahwa Dybala adalah pemain top jika dalam kondisi fisik yang tepat. Itulah alasan saya memilih Dybala dan bukan Ferguson. Saya tetap pada pendirian saya,” tegas Gasperini.
Pelatih asal Italia itu juga mengakui bahwa kondisi fisik Dybala belum sepenuhnya ideal. Namun, menurutnya, kualitas teknis dan kecerdasan bermain Dybala sulit tergantikan oleh pemain lain di skuad Roma saat ini.
“Dybala adalah pemain top dan kondisinya jelas belum sempurna. Tujuan saya adalah membawanya ke kondisi fisik optimal, karena sulit menemukan pemain lain dengan kualitas seperti dia. Jika saya harus memilih, saya akan selalu memilih Dybala,” lanjutnya.
Gasperini menegaskan bahwa keputusannya bukan berarti meremehkan Evan Ferguson. Ia justru menilai penyerang muda tersebut masih perlu meningkatkan performa dan menunjukkan ambisi untuk bersaing di level tertinggi.
“Ini bukan tentang Ferguson. Dia masih berusia 21 tahun dan sangat muda. Mereka tidak bisa dibandingkan secara teknis, tetapi bisa dibandingkan dari sisi ambisi, keinginan untuk sukses, dan bagaimana dia mengambil peluang,” jelas mantan pelatih Atalanta tersebut.
Menjelang laga kontra Genoa, Gasperini juga menolak membahas terlalu jauh soal bursa transfer Januari. Fokus utamanya saat ini adalah meraih hasil maksimal di pertandingan yang ia nilai tidak akan berjalan mudah.
“Bursa transfer akan dimulai 3 Januari dan kita lihat nanti. Sekarang kami harus fokus menghadapi Genoa. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit,” pungkas Gasperini.
Dengan kepercayaan penuh kepada Paulo Dybala, AS Roma berharap mampu mengamankan tiga poin penting di Olimpico demi menjaga posisi mereka di papan atas Liga Italia.
Editor : Toar Rotulung