HARAPAN BARU: Pasangan Ganda Putra Raymon Indra/Nikolas Joaquin, salah satu yang diandalkan PBSI merebut gelar di Malaysia Open Super 1000 2026 (foto: ist)
Ke Malaysia Open Super 1000,
PBSI Selektif Kirim Wakil yang
Peluang Rebut Gelar
JAGOSATU.COM - Indonesia akan mengirim sembilan wakil ke Malaysia Open 2026 yang akan berlangsung mulai Selasa 6 Januari hingga Minggu 11 Januari. Ini merupakan turnamen pertama di kalender BWF Tour musim 2026.
Malaysia Open masuk dalam kasta turnamen tertinggi di BWF Tour yaitu Super 1000. Karena itu, para pemain papan atas wajib ambil bagian di turnamen yang tahun lalu masih level 750.
Indonesia mengirim sembilan wakil ke Malaysia dengan empat di antaranya masuk dalam daftar unggulan. Empat pemain yang masuk pot unggulan itu adalah Jonatan Christie (tunggal putra), Putri Kusuma Wardani (tunggal putri), Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Sabar Karyaman/M. Reza Pahlevi (ganda putra).
Nama-nama lain di luar pemain unggulan adalah Alwi Farhan (tunggal putra), Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (ganda putra), Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari (ganda putri), dan Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu (ganda campuran).
Soal target juara, nama-nama pemain yang masuk dalam daftar unggulan bakal jadi harapan terbesar untuk meraih kemenangan. Namun nama-nama pemain muda juga menarik untuk diperhatikan.
Salah satunya adalah kiprah Raymond/Joaquin. Raymond/Joaquin tampil impresif di sepanjang 2025 dan mampu meniti kiprah mereka dari turnamen di level bawah. Puncaknya, mereka bisa juara turnamen level 4 atau Super 500 di Australia Open.
Hal itu yang mengantar mereka bisa tampil di turnamen level atas Super 1000 di tahun ini. Raymond/Joaquin, yang digadang-gadang sebagai penerus The Minions, Kecin Sanjaya/Marcus Gideon, diharapkan bisa menunjukkan kemampuan terbaik di hadapan lawan yang punya level lebih tinggi.
Sedangkan bagi Alwi, Ana/Trias, dan Jafar/Felisha, tahun ini adalah tahun penting bagi mereka untuk bisa melesat dibanding performa yang mereka bukukan di tahun sebelumnya.
Indonesia tidak mengirim tunggal putri andalan, Gregoria Marisca Tunjung yang meminta protectif ranking ke BWF karena masih harus memulihkan kondisi kesehatannya yang menderita sakit vertigo.
Begitu pun tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting, yang tahun ini memilih memulai dari level super 300 dulu, setelah performanya sepanjang 2025 menurun.
Mulai tahun ini juga PBSI melakukan seleksi ketat terhadap setiap pemain yang dikirim ke turnamen seri BWF. Jika tahun-tahun sebelumnya selalu mengirim lebih banyak wakil namun minim prestasi, musim 2026 poa itu diubah dengan mengirim sedikit wakil namun ditarget merebut gelar.
Ini 9 Wakil Indonesia di Malaysia Open
Tunggal Putra
Jonatan Christie (Unggulan 4-Independen), Alwi Farhan
Tunggal Putri
Putri Kusuma Wardani (Unggulan 6)
Ganda Putra
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (unggulan 6), Sabar Karyaman/M. Reza Pahlevi (unggulan 8-Independen), Raymond Indra/Nikolaus Joaquin
Ganda Putri
Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari
Ganda Campuran
Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu, Marwan Faza/Aisyah Salsabila.(ptr/nva/dtb)