Jagosatu.com - Luis Enrique mengungkapkan kekecewaannya setelah PSG tersingkir secara mengejutkan dari Coupe de France oleh Paris FC.
Kekalahan ini terasa sangat menyakitkan karena PSG berstatus sebagai juara bertahan kompetisi tersebut.
Laga derby Paris di Parc des Princes itu berakhir dengan kemenangan tipis Paris FC.
Gol tunggal Jonathan Ikone pada menit ke-74 menjadi penentu hasil pertandingan babak 32 besar tersebut.
Secara permainan, PSG tampil dominan sepanjang laga melawan tetangganya.
PSG melepaskan 25 tembakan dengan tujuh di antaranya tepat sasaran.
Tim asuhan Luis Enrique juga beberapa kali membentur mistar dan tiang gawang.
Total peluang PSG menghasilkan 1,7 expected goals yang menunjukkan dominasi mereka.
Sebaliknya, Paris FC hanya mencatatkan empat tembakan dengan dua yang mengarah ke gawang.
Peluang Paris FC secara statistik hanya bernilai 0,5 expected goals.
Kekalahan ini menjadi kali kedua dalam 20 tahun terakhir PSG gagal mencapai babak 16 besar Coupe de France.
Sebelumnya, Montpellier menjadi tim terakhir yang menyingkirkan PSG lebih awal pada tahun 2014.
Luis Enrique menilai pertandingan tersebut mudah dianalisis karena timnya bermain sangat lengkap.
Ia menegaskan PSG melakukan segalanya dengan benar dan pantas meraih kemenangan.
Menurutnya, sepak bola memang kejam karena hasil ditentukan oleh gol, bukan dominasi.
Meski kecewa, ia tetap bangga dengan performa tim baik secara kolektif maupun individu.
Luis Enrique mengakui hasil akhir terasa tidak adil, namun harus diterima.
Ia juga menyampaikan doa terbaik bagi Paris FC di babak selanjutnya.
Pelatih asal Spanyol itu menilai kekalahan ini bukan tanda masalah besar bagi PSG.
Bagi Luis Enrique, jika harus kalah, ia lebih memilih kalah dengan memberikan segalanya di lapangan. (samt)
Editor : ALengkong