JAGOSATU.COM - Sandy Walsh turut berperan dalam kemenangan Buriram United atas Shanghai Shenhua pada laga terakhir babak penyisihan grup AFC Champions League Elite. Pertandingan yang berlangsung di Chang Arena, Selasa (17/2), berakhir dengan skor meyakinkan 2-0 untuk tuan rumah.
Kemenangan tersebut memastikan Buriram United melaju ke babak 16 besar. Dari delapan pertandingan fase grup, klub asal Thailand itu mencatatkan empat kemenangan, dua kekalahan, dan dua hasil imbang, cukup untuk mengamankan tiket fase gugur.
Sejak awal laga, Buriram United tampil agresif dan percaya diri. Gol pembuka tercipta cepat pada menit ke-11 melalui sundulan Curtis Good yang memanfaatkan umpan sepak pojok Peter Zulj. Skema bola mati tersebut menunjukkan kesiapan taktik tuan rumah dalam membongkar pertahanan Shanghai Shenhua.
Keunggulan semakin bertambah pada menit ke-22. Suphanat Mueanta mencetak gol kedua lewat tendangan voli keras yang tak mampu dihentikan kiper Qinghao Xue. Dua gol cepat di babak pertama membuat Buriram mampu mengontrol tempo permainan hingga peluit akhir.
Dalam pertandingan ini, Sandy Walsh dipercaya tampil sebagai starter di posisi bek kanan. Berdasarkan data statistik pertandingan, ia bermain selama 62 menit dan menunjukkan performa defensif yang disiplin. Walsh mencatatkan satu intersep, satu sapuan, serta memenangkan tiga dari empat duel yang dijalaninya.
Kontribusinya tidak hanya terlihat di lini belakang. Dalam fase transisi menyerang, Walsh juga aktif membantu distribusi bola. Ia melepaskan satu umpan kunci serta mencatatkan empat dari lima umpan panjang yang akurat. Performa tersebut memperlihatkan perannya sebagai fullback modern yang tidak hanya bertahan, tetapi juga mendukung serangan.
Sepanjang babak penyisihan grup, pemain Timnas Indonesia itu telah tampil dalam lima pertandingan. Meski belum mencetak gol maupun assist, kontribusinya dalam menjaga keseimbangan sisi kanan pertahanan Buriram dinilai konsisten.
Keberhasilan lolos ke babak 16 besar menjadi pencapaian penting bagi Buriram United di kompetisi antarklub Asia musim ini. Konsistensi pertahanan serta efektivitas serangan menjadi modal utama menghadapi fase gugur yang dipastikan lebih kompetitif.
Bagi Sandy Walsh, kelolosan ini juga membuka peluang untuk mencatatkan kontribusi lebih besar di babak selanjutnya. Dengan menit bermain yang semakin stabil dan kepercayaan pelatih yang meningkat, peluang mencetak gol atau assist pertamanya di AFC Champions League Elite tetap terbuka.
Kini perhatian tertuju pada undian babak 16 besar dan calon lawan yang akan dihadapi. Tantangan dipastikan lebih berat, namun kemenangan atas Shanghai Shenhua memberikan suntikan kepercayaan diri bagi Buriram United untuk bersaing lebih jauh di pentas Asia.
Editor : Toar Rotulung