FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Vs Thailand Favorit Finalis, Banyak Opsi Meski Minus Kapten Idzes

Hairil Paputungan • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 14:31 WIB
KANS JUARA: TImnas Indonesia dijagokan berhadapan dengan Timnas Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia jadi tuan rumah turnamen level Asean yang pertama kali digagas FIFA. (foto: ist)
KANS JUARA: TImnas Indonesia dijagokan berhadapan dengan Timnas Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia jadi tuan rumah turnamen level Asean yang pertama kali digagas FIFA. (foto: ist)

JAGOSATU.COM – Tengah pekan depan akan bergulir turnamen level Asean berlabel FIFA Asean Cup 2026. Ajang ini akan jadi pembuktian pelatih John Herdman untuk membawa skuad Garuda meraih tropi pertama. Tuntutan itu wajar mengingat tukang besut asal Inggris ini bari saja gagal di turnamen dua tahunan Piala AFF.

Timnas Indonesia tidak bisa menurunkan skuad terbaik sebab Piala AFF bukan agenda FIFA. Hal serupa juga berlaku bagi timnas Thailand, Vietnam dan lainnya.

Di FIFA Asean Cup 2026, adalah turnamen resmi besutan FIFA. Sehingga klub membolehkan pemainnya memperkuat negara masing-masing. Inodnesia memiliki banyak pemain abroad. Yang memperkuat tim-tim kuat di daratan Eropa. Seperti di Liga Belanda, Liga Italia, Liga Inggris, Liga Spanyol bahkan Liga Jerman.

Para pemain itu dipastikan pulang kampung memperkuat merah putih pada turnamen yang mulai bergulir 24 September sampai 5 Oktober 2026 di Jakarta dan Bandung.

 Indonesia menjadi tuan rumah untuk Divisi 1.

Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Bangladesh yang menempati Grup A. Sementara itu, Grup B diisi Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan.

Grup A akan dipentaskan di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Sementara Grup B dimainkan di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Jawa Barat.

Yang juara grup akan berhadapan di laga final. Sementara runner-up grup akan berebut tempat ketiga.

ASEAN Football sudah melakukan analisa mengenai favorit juara dan laga yang dijagokan akan dimainkan di pertandingan final. Indonesia menjadi unggulan untuk juara FIFA ASEAN Cup yang pertama.

Thailand dijagokan menjadi lawan Indonesia di final dengan persentase juara Indonesia 29 persen. Lalu ada juga favorite finalis lainnya yakni Vietnam dengan persentase 20 persen.

Indonesia mematok target menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026. Tim Merah Putih sudah lama tak menjadi kampiun. Terakhir kali menjadi juara saat meraih emas SEA Games 1991. Pada saat itu, SEA Games masih memainkan tim senior. Kini, SEA Games sudah mewajibkan tim peserta memainkan tim U-23. Indonesia baru juara lagi pada Sea Games 2023 di Kamboja.

Dengan full materi gabungan abroad dan lokal, Thom Haye dkk akan menjadi kekuatan terdepan di kawasan Asean. Terbukti di babak kualifikasi Piala Dunia Grup IV, Indonesia bisa melenggang sampai Ronde V. Sementara Thailand, Vietnam yang dianggap pesaing terdekat Indonesia gugur di fase kaulifikasi awal Ronde 3.  

Di sisi lain, Indonesia akan kehilangan sang kapten Jay Idzes yang cedera paha kiri. Center Bek yang jadi motor timnas merah putih itu mengalami cedera saat memperkuat klubnya Sassuolo di Liga Italia Senin (7/9) dini hari menghadapi Juventus. I Nerovedi waktu itu menang dramatis 3-2 di Mapei Stadium. Sial bagi Idzes, ia ditarik menit ke-81 akibat cedera.

Selain Idzes, dua bek yang kini main di liga Indonesia, Sandy Walsh dan Syahne Pattynama juga dipastikan absen dengan alasan yang sama. Sementara playmaker lokal yang kini abroad, Marselino Ferdinan juga akan absen. Cederanya saat memperkua timnas di Piala AFF belum pulih. Pemain SS Trecin itu harus menepi, seperti juga Miliano Jonathan, winger FC Utrech.

Untuk sector depan dan lapangan tengah Herdman tidak akan begitu kehilangan. Sebab, mayoritas langganan gelandang dan penyerang tergolong fit. Termasuk satu pemain debutan, Luke Vickery. Ole Romeny, Mitchel Baker, Ragnar Oratmangoen, Yakob Sayuri dalam kondisi fit.

Herdman hanya harus pintar memilih siapa pengganti yang pas di posisi center bek utama yang biasa ditempati Bang Jay. Eks pelatih Kanada itu punya banyak opsi. Ada Elkan Baggot yang makin nyetel di Millwall, Justin Hubner yang kian gacor di Fortuna Sittard, Kevin Diks yang tetap eksi di Borrussia Moengcengladback, pun ada Calvin Verdonk di Lille, dan Dean James di Go Ahead Eagles. Produk lokal ada Rizky Ridho, Brian Fatari dan lainnya.

Pengamat sepakbola nasional Ronny Pangemanan menilai, seharusnya John Herdman tak terlalu risau dengan absennya Idzes. Mungkin pengaruhnya ada secara psikologis. ‘’Soalnya Idzes itu tak tergantikan di posisinya dan dia juga kapten utama timnas,’’ ucap Ropan, singkatan namanya.

Dengan kesiapan Elkan, Justin, Kevin, Calvin, Dean, Ridho dan bek lainnya, sector belakang Indonesia sejatinya tidak kekurangan amunisi. ‘’Saya melihat hanya Calvin saja yang belakangan jarang diturunkan sebagai starter di klubnya Lille. Secara kualitas tidak ada masalah, tapi menit bermainnya saja berkurang. Sementara Dean James, Elkan, Kevin dan Justin jadi regelar di klub masing-masing. Ada pelapis lokal seperti Rizky Ridho, Brian Fatari dan Yance Sayuri. Pun bek muda Mathew Baker yang tampil bagus di FIFA Matchday Maret lalu. Komposisi itu sudah luar biasa,’’ terang Ropan.

Apalagi dua kiper timnas, Maarten Paes  di Ajax dan Emil Audero Mulyadi di Rayo Valecano juga tampil semakin baik. Paes memang kekurangan menit bermain dan jadi pelapis Ander Ter Stegen. Namun Emil tampil luar biasa kala menjamu Real Madrir. Meskipun kebobolan 4 gol, pemain keturunan Mataram-Italia itu sukses melakukan penyelematan krusial 7 kali. ‘’Jika Herdman bisa memaksimalkan skuad Garuda minus Jay, saya kira bukan hal muluk untuk target juara. Kita akan menunggu bagaimana skuad ini diracik Herdman untuk mengangkat tropi pertama,’’ tantang Ropan.(cas/yna/dts/dbs)

Editor : Hairil Paputungan
FIFA ASENA CUP 2026