JAGOSATU.COM - Duel Timnas Indonesia melawan Timnas Singapura Jumat (25/9) besok kembali mempertemukan John Herdman dengan Gavin Lee. Mampukah Herdman menaklukkan pelatih 36 tahun itu?
Bulan lalu, Gavin Lee menjadi batu sandungan Indonesia di Piala AFF 2026. Skuad Garuda butuh kemenangan lolos ke semifinal turnamen sepakbola negara Asia Tenggara itu. Ujung-ujungnya malah ditahan Singapura.
Duel yang dilangsungkan di Stadion Jalan Besar pada 7 Agustus 2026, Indonesia seri 1-1 dengan tuan rumah Singapura. Tim Merah Putih unggul lebih dulu berkat gol Ragnar Oratmangoen. Singapura membalas lewat gol Ilhan Fandi.
Indonesia mengeluhkan kepemimpinan wasit, namun tak memengaruhi hasil akhir 1-1. Garuda gagal ke semifinal Piala AFF dalam dua edisi beruntun. Herdman mati kutu adu taktik melawan pelatih yang baru berkarier sekira 6 tahun.
Ia gagal membongkar pertahanan lawan. Strategi Herdman monoton, banyak mengandalkan umpan silang dari sisi sayap. Dengan satu trujuan ke kepala striker Mithel Baker. Baker sendiri kurang berkutik ditempel ketat barisan pertahanan lawan. Kreatifvitas lapangan tengah mandek sehingga taka da bola terobosan.
Data menunjukkan Indonesia menguasai jalan pertandingan dengan penguasaan bola 60 persen. Mencata lima shot on target, berbanding empat tembakan tepat sasaran yang dilepaskan Singapura.
Ketimpangan lini tengah yang kurang bisa mencuplai bola ke barisan penggedor membuat semua serangan Indonesia mentok.
Kini, timnas merah putih punya diperkuat skuad inti termasuk mereka yang berakrir yang liga-liga Eropa. Akan menarik menunggu strategi Herdman membungkam SIngapura dengan skuad komplit dibanding materi tam,bal sulam di arena Piala AFF. Maka dari itu, laga Jumat besok di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, akan jadi pembuktian awal dalam perjalanan Indonesia meraih tropi turnamen perdana besutan resmi FIFA, bertajuk FIFA Asean Cup 2026.
Maarten Paes, Emil Audero, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Nathan Tjoe-A-On, Joey Pelupessy, hingga Ole Romeny tak ada dalam skuad Indonesia untuk Piala AFF 2026. Kini mereka hadir meski minus kapten Jay Idzes. Kevin Diks didaulat rekan setimnya menjabat kapten dalam turnamen ini.
Herdman juga memulangkan dua pemain yakni Donny Try Pamungkas ke Persija dan Yacob Sayuri ke Java United (eks Malut United). Keduanya meninggalkan pemusatan latihan akibat cedera dan sakit. Dua pemain abroad Eropa yang barus bergabung adalah Calvon Verdonk dan Dean James. Verdonk terbang langsung dari Lille, Prancis, sementara Dean baru tuntas menunaikan tugas bersama klubnya Go Ahead Eagles di Eredivisie, Belanda.
Sebagai gambaran, kesenjangan skuad Singapura dengan tim Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, antara lain nilai pasar Kevin Diks Rp 86,91 miliar. Ini lebih tinggi dari total nilai pasar skuad Singapura yang hanya Rp59,01 miliar. Dengan skuad mewah, Herdman seharusnya mudah menghapus kenangan buruk beradu taktik dengan Gavin Lee. Selalu tidak mudah untuk laga perdana pada setiap turnamen. Tapi, FIFA Asean Cup akan jadi penilaian publik tanah air kepada John Herdman, apakah ia layak menukangi skuad Garuda ke Piala Asia di Arab Saudi pada Januari 2027 mendatang.(dbs/dts/opr)
Editor : Hairil Paputungan