JAGOSATU.COM - Akan muncul kontroversi apabila pemenang Ballon d’Or 2026 jatuh kepada Kylian Mbappe atau Lamine Yamal. Begitu kalangan pundit sepakbola dunia mengomentari kemenangan Harry Kane. Jika kemudian jatuh pada striker timnas Inggris itu, tropi pemain terbaik dunia bukan kebetulan belaka. Dan juga bukan untuk menghindari polemic soal Mbappe atau Yamal.
Memang, penyerang utama Bayern Muenchen itu pantas mendapatnya, dengan segala prestasi yang dia ukir bersama klub dan timnas negaranya.
Harry Kane menjadi orang Inggris pertama yang memenangkan penghargaan bergengsi ini dalam 25 tahun terakhir.
Kane dinobatkan menjadi yang terbaik dalam gala yang digelar di London pada Selasa (27/10) dini hari. Ia sebelumnya juga berhasil menyabet penghargaan striker terbaik, sehingga membawa pulang dua trofi sekaligus.
Torehan 73 gol yang dibuatnya bersama Bayern Munich dan Timnas Inggris membuatnya unggul dalam penilaian. Ia mengalahkan penyerang Real Madrid dan Timnas Prancis, Kylian Mbappe yang harus puas di urutan kedua.
Lamine Yamal juga hanya menduduki peringkat tiga pada tahun ini, namun setidaknya ia membawa pulang gelar pemain muda terbaik untuk kali ketiga secara beruntun sejak 2024. Rodri dan Lionel Messi melengkapi lima besar.
Sebelum Kane, pemain Inggris yang terakhir meraih Ballon d'Or adalah Michael Owen pada 2001. Kala itu ia memperkuat Liverpool.
Peringkat Ballon d'Or 2026:
1st: Harry Kane (Bayern Munich dan Inggris)
2nd: Kylian Mbappé (Real Madrid dan Prancis)
3rd: Lamine Yamal (Barcelona dan Spanyol)
4th: Rodri (Manchester City/Barcelona dan Spanyol)
5th: Lionel Messi (Inter Miami dan Argentina)
6th: Khvicha Kvaratskhelia (Paris Saint-Germain dan Georgia)
7th: Ousmane Dembélé (Paris Saint-Germain dan Prancis)
8th: Erling Haaland (Manchester City dan Norwegia)
9th: Michael Olise (Bayern Munich and dan Prancis)
10th: Fabián Ruiz (Paris Saint-Germain dan Spanyol)
11th: Jude Bellingham (Real Madrid dan Inggris)
12th: Pau Cubarsí (Barcelona dan Spanyol)
13th: Achraf Hakimi (Paris Saint-Germain dan Maroko)
14th: Vitinha (Paris Saint-Germain dan Portugal)
15th: Declan Rice (Arsenal dan Inggris)
16th: Ferran Torres (Barcelona/Paris Saint-Germain dan Spanyol)
17th: Vinícius Júnior (Real Madrid dan Brasil)
18th: Marc Cucurella (Chelsea/Real Madrid dan Spanyol)
19th: João Neves (Paris Saint-Germain dan Portugal)
20th: Willian Pacho (Paris Saint-Germain dan Ekuador)
21st: Gabriel (Arsenal dan Brasil)
22nd: Lautaro Martínez (Inter Milan dan Argentina)
23rd: Nuno Mendes (Paris Saint-Germain dan Portugal)
24th: Luis Díaz (Bayern Munich dan Kolombia)
25th: Marquinhos (Paris Saint-Germain dan Brasil)
26th: Dayot Upamecano (Bayern Munich dan Prancis)
27th: Bruno Fernandes (Manchester United dan Portugal)
28th Julián Quiñones (Al Qadsiah dan Meksiko)
29th: Sadio Mané (Al Nassr dan Senegal)
30th: William Saliba (Arsenal dan Prancis).
Inggris Punya 6 Ballon d'Or, Kane Kelima
Inggris menambah catatan sejarah di Ballon d'Or. Harry Kane menjadi pemain Inggris kelima yang memenangi penghargaan individu paling bergengsi di sepakbola itu, sekaligus membawa total kemenangan Inggris menjadi enam kali.
Meski baru ada lima pemain Inggris yang pernah meraih penghargaan ini, total kemenangan Inggris mencapai enam kali. Itu karena Kevin Keegan memenangi Ballon d'Or dua tahun beruntun, yakni pada 1978 dan 1979.
Berikut lima pemain Inggris yang pernah memenangi Ballon d'Or:
Stanley Matthews - 1956
Bobby Charlton - 1966
Kevin Keegan - 1978 dan 1979
Michael Owen - 2001
Harry Kane - 2026
Kane meraih penghargaan tersebut setelah menjalani musim 2025/2026 yang luar biasa bersama Bayern Munich dan Timnas Inggris. Ia mencetak total 73 gol di level klub dan tim nasional.
Bersama Bayern, Kane membantu timnya menjuarai Bundesliga dan DFB-Pokal. Ia juga mencetak gol dalam perjalanan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026.
Penghargaan ini menjadi pencapaian besar dalam karier Kane. Setelah bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu penyerang paling produktif, ia kini mengikuti jejak empat legenda Inggris yang lebih dulu meraih Ballon d'Or.(dts/dbs/nds/krs)
Editor : Hairil Paputungan