JAGOSATU.COM - Pemenang Ballon d’Or 2026, Harry Kane memiliki rumah yang disebut mirip Buckingham Palace, istana Kerajaan Inggris. Fasilitasnya komplit.
Rumah Kane ini berada di Surrey, Inggris. Kane membeli rumah ini pada 2023 seharga 6,5 juta pound sterling atau Rp157,2 miliar (kurs Rp 24.196). Setelah itu, bangunannya dihancurkan untuk dibangun kembali dengan gaya neo-Georgian. Pembangunannya cukup lama yaitu sekira dua tahun.
Gambar perencanaan rumah Kane menunjukkan bagian depan memiliki jendela bergaya Georgia. Lalu, pilar pintu masuknya mirip dengan desain kediaman kerajaan.
Gambar-gambar di situs web perencanaan dewan kota Runnymede menunjukkan empat kamar tidur. dua kamar mandi dalam untuk staf yang tinggal di rumah.
"Bagian depannya terlihat seperti Buckingham Palace," kata salah satu warga lokal di Wentworth, dikutip dari The Sun.
Rumah ini ada bioskop, kolam renang, bar, ruang perawatan, dan gym juga telah dibangun di bawah tanah. Bagian garasi rumah Kane pun bisa muat lima mobil. Ada platform putar yang memastikan mobil selalu dapat bermanuver keluar dari ruang sempit.
Kini, nilai rumah itu mencapai 20 juta pound sterling atau sekira Rp483,9 miliar. Wajar nilai rumah begitu fantastis, selain bentuknya seperti Buckingham Palace, isinya dilengkapi berbagai fitur mewah.
Istri dan keempat anaknya tinggal bersama Kane di Jerman karena saat ini ia masih bermain untuk Bayern Munich. Mereka diperkirakan akan pindah ke rumah Surrey setelah karier Kane di luar negeri berakhir.
Harry Kane baru saja menjadi pemenang Ballon d'Or 2026. Ballon d'Or merupakan penghargaan sepak bola tahunan paling bergengsi di dunia yang diberikan kepada pemain terbaik dalam satu musim.
Kane menjadi pemenang bola emas dalam gala yang digelar di London pada Selasa (27/10) dini hari. Ia menjadi pemain Inggris kelima yang sukses meraih trofi bergengsi ini setelah Stanley Matthews (1956), Bobby Charlton (1966), Kevin Keegan (1978, 1979), dan Michael Owen (2001).
Musim lalu, Kane memang sedang dalam performa puncak. Ia membawa Bayern Munich memenangkan tiga gelar domestik, yakni Bundesliga, DFB-Pokal, dan Piala Super Jerman. Torehan gol yang ia ciptakan bersama Die Roten pun tergolong fantastis, yakni 61 gol dalam 51 penampilan.
Itu belum termasuk 12 gol yang ia ciptakan bersama Inggris dalam rentang setahun periode penilaian, termasuk enam di Piala Dunia 2026 lalu, ketika The Three Lions pulang dengan medali perunggu. Total 73 gol ia ciptakan musim lalu, tertinggi di antara pemain mana pun.
Daftar Pemenang Ballon d'Or Sepanjang Masa
Harry Kane dan Alexia Putellas menjadi pemenang Ballon d'Or 2026. Kane meraih penghargaan pemain terbaik putra, sedangkan Putellas memenangi kategori putri untuk ketiga kalinya.
Ballon d'Or merupakan penghargaan individu bergengsi yang diberikan kepada pesepakbola berdasarkan performa mereka. Penghargaan ini pertama kali diberikan pada 1956, dengan Stanley Matthews sebagai pemenang perdana.
Dalam sejarah kategori putra, Lionel Messi masih menjadi pemain dengan gelar Ballon d'Or terbanyak, yakni delapan kali. Cristiano Ronaldo berada di posisi kedua dengan lima trofi.
Sementara itu, kategori putri baru diperkenalkan pada 2018. Aitana Bonmatí pernah memenanginya tiga kali beruntun pada 2023, 2024, dan 2025 sebelum Putellas kembali meraih penghargaan pada 2026.
Daftar pemenang Ballon d'Or sepanjang masa, termasuk kategori putra, putri, dan pemain muda terbaik.
1. Daftar Pemenang Ballon d'Or Putra 1956-2026
Tahun Pemenang
1956 Stanley Matthews
1957 Alfredo Di Stéfano
1958 Raymond Kopa
1959 Alfredo Di Stéfano
1960 Luis Suárez
1961 Omar Sívori
1962 Josef Masopust
1963 Lev Yashin
1964 Denis Law
1965 Eusébio
1966 Bobby Charlton
1967 Florian Albert
1968 George Best
1969 Gianni Rivera
1970 Gerd Müller
1971 Johan Cruyff
1972 Franz Beckenbauer
1973 Johan Cruyff
1974 Johan Cruyff
1975 Oleg Blokhin
1976 Franz Beckenbauer
1977 Allan Simonsen
1978 Kevin Keegan
1979 Kevin Keegan
1980 Karl-Heinz Rummenigge
1981 Karl-Heinz Rummenigge
1982 Paolo Rossi
1983 Michel Platini
1984 Michel Platini
1985 Michel Platini
1986 Igor Belanov
1987 Ruud Gullit
1988 Marco van Basten
1989 Marco van Basten
1990 Lothar Matthäus
1991 Jean-Pierre Papin
1992 Marco van Basten
1993 Roberto Baggio
1994 Hristo Stoichkov
1995 George Weah
1996 Matthias Sammer
1997 Ronaldo Luiz Nazario da Lima
1998 Zinedine Zidane
1999 Rivaldo
2000 Luis Figo
2001 Michael Owen
2002 Ronaldo Luiz Nazario da Lima
2003 Pavel Nedvěd
2004 Andriy Shevchenko
2005 Ronaldinho
2006 Fabio Cannavaro
2007 Kaká
2008 Cristiano Ronaldo
2009 Lionel Messi
2010 Lionel Messi
2011 Lionel Messi
2012 Lionel Messi
2013 Cristiano Ronaldo
2014 Cristiano Ronaldo
2015 Lionel Messi
2016 Cristiano Ronaldo
2017 Cristiano Ronaldo
2018 Luka Modrić
2019 Lionel Messi
2020 Tidak diberikan
2021 Lionel Messi
2022 Karim Benzema
2023 Lionel Messi
2024 Rodri
2025 Ousmane Dembélé
2026 Harry Kane
Penghargaan Ballon d'Or tidak diberikan pada 2020. Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo mendominasi periode 2008-2017, sebelum Luka Modrić memutus rentetan tersebut pada 2018.
2. Daftar Pemenang Ballon d'Or Putri 2018-2026
Kategori Ballon d'Or putri pertama kali diberikan pada 2018. Berikut daftar pemenangnya.
Tahun Pemenang
2018 Ada Hegerberg
2019 Megan Rapinoe
2020 Tidak diberikan
2021 Alexia Putellas
2022 Alexia Putellas
2023 Aitana Bonmatí
2024 Aitana Bonmatí
2025 Aitana Bonmatí
2026 Alexia Putellas
Bonmatí mencatat tiga kemenangan beruntun pada 2023-2025. Putellas sebelumnya juga meraih penghargaan dua tahun berturut-turut pada 2021 dan 2022, kemudian kembali menjadi pemenang pada 2026.
3. Daftar Pemenang Pemain Muda Terbaik Putra
Penghargaan pemain muda terbaik putra sebelumnya dikenal sebagai Kopa Trophy. Penghargaan ini pertama kali diberikan pada 2018.
Tahun Pemenang
2018 Kylian Mbappé
2019 Matthijs de Ligt
2020 Tidak diberikan
2021 Pedri
2022 Gavi
2023 Jude Bellingham
2024 Lamine Yamal
2025 Lamine Yamal
2026 Lamine Yamal
Yamal menjadi pemain pertama yang memenangi penghargaan pemain muda terbaik putra tiga kali berturut-turut, setelah meraihnya pada 2024, 2025, dan 2026.
4. Daftar Pemenang Pemain Muda Terbaik Putri
Penghargaan pemain muda terbaik putri mulai diberikan pada 2025.
Tahun Pemenang
2025 Vicky López
2026 Vicky López
López mempertahankan gelar tersebut pada 2026 setelah memenangi penghargaan perdana pada tahun sebelumnya.
5. Pemain dengan Gelar Ballon d'Or Putra Terbanyak
Lionel Messi masih memegang rekor sebagai pemain dengan gelar Ballon d'Or putra terbanyak, disusul Cristiano Ronaldo.
Pemain Jumlah gelar Tahun kemenangan
Lionel Messi = 8: 2009, 2010, 2011, 2012, 2015, 2019, 2021, 2023
Cristiano Ronaldo = 5: 2008, 2013, 2014, 2016, 2017
Michel Platini = 3: 1983, 1984, 1985
Johan Cruyff = 3: 1971, 1973, 1974
Marco van Basten = 3: 1988, 1989, 1992
Messi meraih delapan gelar, sedangkan Ronaldo mengoleksi lima. Platini, Cruyff, dan Van Basten masing-masing memenangi penghargaan tiga kali.
Di kategori putri, Bonmatí mengoleksi tiga gelar, sedangkan Putellas juga kini memiliki tiga kemenangan, yakni pada 2021, 2022, dan 2026.
6. Negara dengan Gelar Ballon d'Or Putra Terbanyak
Argentina dan Prancis menjadi dua negara dengan jumlah kemenangan Ballon d'Or putra terbanyak, masing-masing delapan kali.
Negara Jumlah kemenangan Pemain peraih
Argentina 8: Lionel Messi
Prancis 8: Raymond Kopa, Michel Platini, Jean-Pierre Papin, Zinedine Zidane, Karim Benzema, Ousmane Dembélé
Jerman 7: Gerd Müller, Franz Beckenbauer, Karl-Heinz Rummenigge, Lothar Matthäus, Matthias Sammer
Belanda 7: Johan Cruyff, Ruud Gullit, Marco van Basten
Portugal 7: Eusébio, Luís Figo, Cristiano Ronaldo
Inggris 6: Stanley Matthews, Bobby Charlton, Kevin Keegan, Michael Owen, Harry Kane
Brasil 5: Ronaldo, Rivaldo, Ronaldinho, Kaká
Italia 5: Omar Sívori, Gianni Rivera, Paolo Rossi, Roberto Baggio, Fabio Cannavaro
Spanyol 4: Alfredo Di Stéfano, Luis Suárez, Rodri
Inggris kini memiliki enam kemenangan setelah Kane menjadi pemenang pada 2026. Sebelumnya, negara tersebut mengoleksi lima gelar melalui Stanley Matthews, Bobby Charlton, Kevin Keegan yang menang dua kali, dan Michael Owen.
Jika melihat jumlah capaian Messi, rasanya mustahil ada lagi pemain bias meraih 8 Ballon d’Or di masa mendatang. Jangkan rekor Messi, rekor Chrsitiano Ronaldo yang meraih 5 kali pun sulit dikejar.
Meski begitu Kylian Mbappe (27), Lamine Yamal (19), Michael Olise (22), dan deretan pesepakbola muda saat ini memiliki kanas minimal mendekati torehan pretasi spektakuler Messi dan Ronaldo.(dts/dbs/krs)
Editor : Hairil Paputungan