Arkeologi Bali Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Jawa Kalimantan Kesehatan Lifestyle & Hiburan Maluku Nasional Nusa Tenggara Timur Olahraga Papua Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Kepala BGN Nanik Deyang Hentikan Sementara Penambahan Dapur MBG, Fokus Efisiensi Anggaran

ALengkong • Selasa, 9 Juni 2026 | 11:25 WIB
Usai Dilantik Prabowo, Nanik Deyang Setop Penambahan Dapur MBG Sementara
Usai Dilantik Prabowo, Nanik Deyang Setop Penambahan Dapur MBG Sementara

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Deyang secara resmi mengumumkan penghentian sementara penambahan dapur baru untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Keputusan ini diambil tak lama setelah dirinya dilantik oleh Presiden Prabowo, menandai langkah awal dalam upaya efisiensi dan peningkatan kualitas program.

Langkah strategis ini bertujuan untuk memastikan alokasi anggaran yang lebih efektif serta mengevaluasi secara menyeluruh pelaksanaan program MBG yang sudah berjalan.

Prioritas utama BGN di bawah kepemimpinan Nanik Deyang adalah optimalisasi sumber daya yang ada.

Menurut laporan dari Radar Bangkalan, Nanik Deyang menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah pada efisiensi anggaran.

Moratorium penambahan dapur MBG baru menjadi salah satu kebijakan kunci untuk mencapai tujuan tersebut, sekaligus memberikan ruang untuk perbaikan internal.

Selain efisiensi anggaran, BGN juga akan melakukan evaluasi mendalam terhadap daftar penerima manfaat program MBG.

Hal ini penting untuk memastikan bahwa bantuan makanan bergizi tepat sasaran dan menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

Nanik Deyang juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas makanan yang disalurkan melalui program MBG.

Standar gizi dan kebersihan akan menjadi perhatian serius agar manfaat kesehatan yang diterima masyarakat dapat maksimal.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan inisiatif pemerintah yang bertujuan untuk mengatasi masalah gizi di kalangan masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.

Dengan adanya evaluasi ini, diharapkan program dapat berjalan lebih optimal.

Penghentian sementara penambahan dapur baru ini tidak berarti penghentian program secara keseluruhan.

Sebaliknya, ini adalah fase konsolidasi untuk memperkuat fondasi program agar lebih berkelanjutan dan berdampak positif.

Keputusan ini juga mencerminkan komitmen BGN untuk mengelola dana publik dengan penuh tanggung jawab.

Setiap rupiah yang dialokasikan untuk program MBG harus memberikan nilai terbaik bagi masyarakat penerima manfaat.

Langkah-langkah evaluasi yang akan dilakukan meliputi peninjauan ulang data penerima, mekanisme distribusi, serta standar operasional dapur-dapur MBG yang sudah beroperasi.

Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar untuk perbaikan ke depan.

Dengan fokus pada efisiensi, evaluasi, dan peningkatan kualitas, BGN di bawah kepemimpinan Nanik Deyang berharap program Makan Bergizi Gratis dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam upaya peningkatan gizi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Editor : ALengkong
#Nanik Deyang #Badan Gizi Nasional #Efisiensi Anggaran #Makan Bergizi Gratis #Program Pemerintahan Baru