5 Korban Paling Aneh Saat Server Amazon Tumbang: Dijamin Bikin Geleng-Geleng!

Toar Rotulung • Dipublikasikan Senin, 27 Oktober 2025 | 01:00 WIB
Ilustrasi Gedung Pusat Data Runtuh dan Data-data Meluap Keluar dari Gedung
Ilustrasi Gedung Pusat Data Runtuh dan Data-data Meluap Keluar dari Gedung

JagoSatu.com - Server Amazon Web Services (AWS) tumbang dan bikin banyak layanan lumpuh total. Ini bukti kalau pondasi internet ternyata rapuh banget. Ibaratnya, pas satu raksasa cloud ini bersin, seluruh dunia digital langsung ikutan demam.

Lebih dari seribu bisnis di seluruh dunia kena imbasnya, menjadikannya salah satu gangguan AWS terparah. Ini menunjukkan betapa bahayanya kalau semua bergantung pada satu sistem terpusat.

Yang paling aneh? Kasur pintar. Dilansir oleh TechRadar, fitur pengatur suhu dan kemiringan kasur 'Pod' jadi ngaco. Bayangin, kasur canggih tapi fiturnya malah nggak bisa dipakai sama sekali!

Seorang pengguna bahkan bilang kasurnya serasa sauna karena gangguan ini. Wah, kebayang nggak sih panasnya? Bisa-bisa dia minta ganti rugi karena kasurnya berubah jadi oven.

Pengguna Slack juga kena masalah yang terdengar puitis: beberapa dari mereka nggak bisa keluar dari panggilan grup (huddle). Terjebak di panggilan kerja tanpa akhir, udah kayak film horor versi IT.

Dikutip dari TechRadar, Slack sampai merilis pembaruan untuk "membersihkan huddle yang nyangkut". Sebuah istilah perbaikan teknis yang unik banget di tengah kepanikan yang terjadi.

Ironisnya, situs Amazon sendiri ikut tumbang. Tapi uniknya, halaman error-nya malah menampilkan galeri foto anjing-anjing lucu milik para karyawan. Satu-satunya error yang dimaafkan, nih!

Bahkan sekelas Liga Primer Inggris aja kena getahnya. Teknologi Offside Semi-Otomatis mereka lumpuh total, bikin wasit harus pakai mata dan penggaris lagi. Udah kayak zaman dulu aja!

Penumpang pesawat juga kena apes. Dilaporkan oleh CNBC dan TechRadar, data check-in dan reservasi kursi di maskapai Delta dan United sempat hilang. Sistem sepenting ini harusnya nggak serapuh itu.

Para pemain Wordle dan Duolingo auto panik karena takut kehilangan streak harian mereka. Kehilangan rekor yang sudah dirawat ratusan hari bisa bikin geger dunia maya, lho!

Untungnya, Duolingo gerak cepat di media sosial X dan memastikan "streak kalian aman." Manajemen krisis yang cerdas untuk menenangkan para pengguna setianya yang sedang gelisah.

Dampak paling serius mungkin ada di sektor keuangan. Dilaporkan oleh TechRadar, pengguna Venmo nggak bisa kirim uang, dan beberapa transfer bank di Inggris bahkan "hilang begitu saja".

Dunia pendidikan juga kacau. Platform belajar online Canvas mati lebih dari 12 jam. Beberapa siswa di Reddit malah bersorak karena ujian tengah semester mereka jadi nggak bisa diakses.

Uniknya, banyak yang malah nemu sisi positif dari kekacauan ini, menyebutnya "hari libur internet". Detoks digital dadakan ini ternyata cukup dinikmati oleh sebagian orang.

Kejadian ini jadi pelajaran mahal tentang betapa bergantungnya kita pada segelintir raksasa teknologi. Menurut kalian, gimana solusinya biar kejadian kayak gini nggak terulang lagi? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung
Sumber : cnbc, TechRadar
internet AWS pondasi rapuh total layanan server raksasa dunia digital tumbang lumpuh cloud Amazon Web Services