Darurat Rabies di Talaud, 121 Kasus Terkonfirmasi Sejak Januari 2023 dengan 2 Kematian

Tina Mamangkey • Dipublikasikan Kamis, 27 Juli 2023 | 20:47 WIB
Ilustrasi anjing rabies (Istimewa)
Ilustrasi anjing rabies (Istimewa)

JAGOSATU.COM - Masyarakat di Kabupaten Kepulauan Talaud diminta untuk berhati-hati karena telah ada korban yang meninggal dunia akibat rabies.

Dirman Gumolung, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kepulauan Talaud, mengungkapkan bahwa 2 orang telah terjangkit rabies.

Salah satunya terjadi di Desa Tua Batu, dan yang lainnya di Desa Niampak Utara.

"Kami sudah melakukan vaksinasi di Kecamatan Tampan'amma dari Desa tua Batu sampai Ganalo. Demikian juga itu di Kecamatan Beo Selatan dari Matahit sampai di Pampalu," jelasnya.

Tim vaksinator saat ini sedang melakukan vaksinasi di setiap kecamatan.

"Vaksin rabies diberikan setahun sekali dan kasus yang terjadi sekarang dikarenakan anjing-anjing tersebut belum divaksin oleh pemiliknya," tambahnya.

Untuk mengatasi masalah ini, pihak berwenang memerlukan sekitar 1000 dosis vaksin rabies untuk sekitar 100 ribu ekor anjing di Talaud.

Namun, populasi anjing di wilayah tersebut mencapai sekitar 9240 ekor, belum termasuk kucing dan monyet yang juga bisa menyebarkan rabies.

Ia melanjutkan bahwa tim telah diturunkan di kecamatan-kecamatan, khususnya untuk melakukan vaksinasi pada anjing-anjing yang belum divaksin.

"Kami telah melakukan vaksinasi pada bulan Februari, Maret, dan April. Namun, kasus baru muncul pada bulan Juli, karena sebagian anjing yang terinfeksi adalah anjing yang baru lahir pada bulan Mei dan mayoritas adalah anjing kecil yang belum divaksin," jelasnya.

Pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian juga akan berkoordinasi dengan dinas provinsi untuk mengatasi masalah rabies ini.

Data yang dihimpun dari Januari hingga 9 Juli menunjukkan adanya 121 kasus gigitan anjing. Rinciannya adalah 17 kasus pada Januari, 17 kasus pada Februari, 19 kasus pada Maret, 7 kasus pada April, 27 kasus pada Mei, 14 kasus pada Juni, dan 20 kasus pada Juli. (mpo)

Editor : Tina Mamangkey
kasus rabies Rabies Talaud anjing