Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Kaspersky Berhasil Gagalkan 7 Juta Ancaman Daring yang Incar Pengguna Indonesia

Tina Mamangkey • 2023-08-02 22:10:19
Ilustrasi - Serangan di dunia siber. (cyber attack/msn.com)
Ilustrasi - Serangan di dunia siber. (cyber attack/msn.com)

JAGOSATU.COM - Perusahaan keamanan dunia maya global, Kaspersky, mengungkapkan data terkini yang menunjukkan keberhasilan mereka dalam menggagalkan lebih dari 7 juta ancaman daring yang menargetkan pengguna di Indonesia selama kuartal kedua tahun 2023.

Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 30 persen dari jumlah upaya serangan siber pada pengguna internet Indonesia dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Laporan Kaspersky pada Selasa (1/8) menyebutkan bahwa sebanyak 7.729.320 deteksi ancaman online berhasil diblokir selama periode April hingga Juni 2023.

Namun, angka ini sedikit meningkat (1 persen) dibandingkan dengan kuartal sebelumnya (Januari hingga Maret 2023) yang mencatat 7.651.841 deteksi," demikian pernyataan dari Kaspersky.

Pada kuartal kedua 2023, sebanyak 21,7 persen pengguna internet di Indonesia menjadi sasaran ancaman daring.

Meskipun angka tersebut menempatkan Indonesia di peringkat ke-96 dunia dalam hal bahaya yang terkait dengan penjelajahan web, data ini menunjukkan perkembangan positif dalam hal pengamanan siber.

Data statistik Kaspersky juga mengungkapkan bahwa penggunaan statistik infeksi lokal untuk komputer pengguna menjadi indikator penting dalam mengukur serangan siber.

Ancaman berupa cacing (worms) dan virus file menjadi pemicu sebagian besar insiden serangan malware melalui drive USB, CD, DVD, dan metode "offline" lainnya.

"Periode April hingga Juni 2023 mencatat bahwa sebanyak 28,3 persen pengguna di Indonesia menjadi sasaran ancaman lokal. Produk Kaspersky mendeteksi sebanyak 13.015.667 insiden lokal pada komputer partisipan KSN di Indonesia, yang menempatkan Indonesia di posisi ke-66 secara global," lanjut laporan tersebut.

Meskipun terjadi penurunan ancaman online dan lokal domestik, Kaspersky tetap memberikan peringatan bahwa jumlah pendeteksian masih relatif tinggi.

Seiring dengan populasi Indonesia yang besar dan penetrasi internetnya yang tinggi, data dan informasi sensitif menjadi sasaran menarik bagi para penjahat siber.

"Kami mendesak semua pengguna - baik perusahaan maupun individu - untuk bertindak dalam membangun pertahanan keamanan siber seiring banyaknya data dan aset pribadi mereka yang terlibat dalam seluruh aktivitas digital," kata Yeo Siang Tiong, General Manager untuk Asia Tenggara di Kaspersky.

Kaspersky juga memberikan rekomendasi kepada pengguna untuk menggunakan program anti-malware terbaru dan berkualitas, seperti Kaspersky Premium, yang dapat membantu menyelesaikan sebagian besar masalah secara otomatis dan memberikan peringatan jika ada ancaman. (antara)

Editor : Tina Mamangkey
#internet #serangan siber #Kaspersky #bahaya #Indonesia #daring #malware #Ancaman #virus file