Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Pertumbuhan Pendidikan Digital, ChatGPT Menjadi Bagian Esensial dalam Kurikulum Sekolah

Nur Fadilah • 2023-12-21 10:35:30

Ilustrasi: ChatGPT terus diperluas peruntukan dan manfaatnya.
Ilustrasi: ChatGPT terus diperluas peruntukan dan manfaatnya.

JAGOSATU.COM
-Awalnya disambut dengan skeptisisme karena kekhawatiran terkait potensi kecurangan, kini penerapan ChatGPT sedang dipertimbangkan untuk diintegrasikan ke dalam lingkungan ruang kelas.

OpenAI, perusahaan yang didukung oleh Microsoft, kini mengakui nilai potensial ChatGPT dalam konteks pendidikan dan berkomitmen untuk memanfaatkan keunggulannya dalam proses pembelajaran.

ChatGPT, yang sebelumnya dianggap sebagai potensi ancaman terhadap integritas akademik karena kemampuannya menghasilkan respons mirip manusia, awalnya menimbulkan kekhawatiran di kalangan guru terkait kemungkinan penyalahgunaannya untuk kecurangan.

Namun, pandangan ini berubah seiring dengan pendidik mulai melihat potensi manfaat kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam meningkatkan metode pengajaran dan pembelajaran siswa. Terutama, potensi ChatGPT sebagai alat pembelajaran dipandang positif.

Menurut laporan dari SCMP, OpenAI sedang menjajaki cara untuk mengintegrasikan aplikasi ChatGPT yang populer ke dalam lingkungan kelas, seperti yang diungkapkan oleh seorang eksekutif senior.

Konsep penggunaan ChatGPT dalam pendidikan membuka peluang besar, termasuk potensi penggunaannya sebagai tutor yang dapat dipersonalisasi, memberikan dukungan yang sesuai dengan gaya belajar individu siswa.

Chief Operating Officer OpenAI Brad Lightcap mengatakan pada sebuah konferensi di San Francisco bahwa perusahaannya akan membentuk tim untuk mengeksplorasi aplikasi pendidikan dari teknologi tersebut, yang telah mengancam industri, memicu undang-undang baru dan menjadi alat pembelajaran yang populer.

“Sebagian besar guru mencoba mencari cara untuk memasukkan (ChatGPT) ke dalam kurikulum dan cara mereka mengajar.

Kami di OpenAI mencoba membantu mereka mengatasi masalah ini dan mungkin tahun depan kami akan membentuk tim dengan tujuan untuk melakukan hal tersebut," kata Lightcap pada Konferensi INSEAD Amerika minggu lalu.

Sementara melansir Gizmochina, bagi guru, ChatGPT bisa menjadi asisten yang membantu.

ChatGPTjuga dinilai bisa membantu pengembangan kurikulum dan menghadirkan elemen kreatif ke dalam kelas, seperti menghasilkan narasi sejarah atau penjelasan ilmiah lainnya.

Salah satu manfaat utama ChatGPT adalah sifatnya yang tidak menghakimi, mendorong siswa untuk bertanya tanpa takut malu.

Fitur ini dapat meningkatkan keterlibatan kelas secara signifikan, terutama bagi siswa yang ragu untuk berpartisipasi dalam lingkungan tradisional.

Namun, integrasi ChatGPT di sekolah bukannya tanpa tantangan. Masalah privasi, terutama bagi anak di bawah umur, memerlukan pertimbangan yang cermat.

Dengan beragamnya undang-undang privasi online di seluruh dunia, memastikan penggunaan AI yang aman dan etis dalam pendidikan sangatlah penting.

Inisiatif OpenAI untuk melibatkan para pendidik dan memberi tahu mereka tentang kemampuan ChatGPT dan potensi risikonya merupakan langkah ke arah yang benar.

Selain itu, kemitraan dengan organisasi yang berfokus pada pendidikan, seperti Khan Academy dan Schmidt Futures, menunjukkan komitmen OpenAI untuk menjadikan AI sebagai alat pendidikan yang berharga, khususnya di komunitas yang kurang terlayani.(jpg)

Editor : Nur Fadilah
#ChatGPT #openai #pendidikan #kurikulum sekolah