JAGOSATU.COM - Sedan listrik yang sangat dinantikan dari Xiaomi, SU7, semakin mendekati peluncurannya. Seiring dengan itu, detail baru tentang mobil listrik pertama dari Xiaomi semakin terungkap, kali ini mengenai interior.
Meskipun desain eksteriornya telah diperkenalkan pada bulan Desember yang lalu, interior SU7 masih menjadi misteri hingga saat ini. Dengan gambar interior resmi yang baru, Xiaomi tampaknya telah beralih dari pendekatan minimalis yang biasa disukai oleh perusahaan teknologi yang memasuki industri otomotif.
Sebaliknya, mereka mengadopsi desain yang berfokus pada pengemudi dengan penggunaan tombol fisik dan teknologi yang minimalis.
Dilansir dari ArenaEV, perubahan ini tampaknya sebagai tanggapan terhadap masukan dari pengguna, yang banyak di antaranya menyatakan kefrustrasiannya atas kurangnya kontrol taktil, seperti pengalaman menyentuh tombol fisik, di kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) mereka.
Seperti yang terlihat dalam gambar, interior Xiaomi SU7 dirancang dengan roda kemudi datar, sakelar sentuh, layar sentuh tengah horizontal, dan konsol tengah.
Namun, yang paling menarik adalah deretan sakelar yang ditempatkan dengan nyaman di bawah tangan kanan pengemudi.
Sakelar ini mengontrol fungsi-fungsi penting seperti AC, ketinggian pengendaraan, dan bahkan spoiler sayap belakang, memungkinkan kembali interaksi fisik dalam era layar sentuh.
Namun, SU7 bukan hanya tentang tombol dan keterlibatan pengemudi.
Interior ini juga dilengkapi dengan desain dashboard mengambang yang mengintegrasikan head-up display, panel instrumen, dan saluran keluar udara, memberikan kesan luas.
Selain itu, unit docking memungkinkan penambahan lebih banyak tombol fisik.
Desain yang berfokus pada pengemudi juga mencakup kursi sport untuk posisi duduk rendah dan visibilitas ke depan yang optimal.
Xiaomi jelas memiliki ambisi besar dengan SU7, menjanjikan jangkauan dan efisiensi terbaik di musim dingin.
Pompa panas yang dikembangkan sendiri oleh perusahaan adalah bagian integral dari strategi ini, dan video pengujian musim dingin menunjukkan bahwa SU7 mampu mengatasi jalan yang bersalju dan es pada suhu -33°C.
Dengan pengiriman yang diperkirakan akan dimulai pada paruh pertama tahun 2024, dan harga yang dilaporkan sekitar CNY 300.000 atau sekitar Rp 650 jutaan, Xiaomi SU7 siap untuk menjadi pesaing serius di pasar mobil listrik Tiongkok.
CEO Xiaomi, Lei Jun, juga melihat potensi signifikan di sektor mobil listrik dan telah memindahkan fokusnya untuk memprioritaskan ekspansi Xiaomi ke pasar ini.
Meskipun Xiaomi akan tetap memproduksi ponsel pintar dan produk teknologi lainnya, tindakan Lei Jun baru-baru ini menunjukkan komitmen yang kuat untuk menjadikan Xiaomi sebagai pemain kunci dalam industri kendaraan listrik. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey