Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Saingi MacBook Air M3 dengan AI? Ini Spesifikasi & Fitur Surface Copilot+ PC Terbaru

Toar Rotulung • 2025-05-09 09:41:35
Tangkapan Layar Press Release Produk Copilot+PC
Tangkapan Layar Press Release Produk Copilot+PC

JagoSatu.com - Microsoft memperluas jajaran "Copilot+ PC" mereka dengan meluncurkan beberapa perangkat Surface baru: Surface Pro 12 inci dan Surface Laptop 13 inci. Tawaran utamanya sama dengan pengumuman Copilot+ sebelumnya – PC cepat, tahan lama, dan aman yang dirancang khusus untuk menjalankan fitur-fitur AI yang didukung oleh NPU (Neural Processing Unit). Namun, yang baru ini menargetkan desain yang "sangat tipis, ringan, dan bertenaga" dengan "harga yang lebih terjangkau", mulai dari $799 untuk Surface Pro dan $899 untuk Surface Laptop. Harga awal yang lebih rendah untuk perangkat Surface tentu disambut baik, tetapi ujian sebenarnya adalah apakah fitur-fitur AI ini benar-benar memberikan nilai tambah yang cukup untuk membenarkan merek "Copilot+".

Kunci utama yang membuat perangkat ini berhak menyandang merek "Copilot+ PC" adalah penyertaan prosesor Snapdragon X Plus, khususnya versi 8-inti dengan Unit Pemrosesan Neural (NPU) berkapasitas 45 TOPS (triliun operasi per detik). SVP & General Manager Qualcomm, Kedar Kondap, menyatakan bahwa mereka "senang dapat terus bermitra dengan Microsoft seiring kami memperluas ekosistem PC Snapdragon Copilot+", mengonfirmasi bahwa perangkat ini akan memberikan "kinerja, kecepatan, dan masa pakai baterai yang diharapkan pelanggan, di samping pengalaman AI yang eksklusif". Microsoft juga mengklaim Surface Laptop 13 inci 50% lebih cepat dari Surface Laptop 5, dan bahkan "melampaui MacBook Air M3" [v], seperti dilaporkan oleh Microsoft. Mengklaim kinerja lebih cepat dari MacBook Air M3 adalah pernyataan yang sangat berani; kita tentu perlu melihat hasil benchmark (uji kinerja) independen untuk memverifikasinya. Namun, perbandingan semacam itu memang langsung menarik perhatian saat melihat Surface Laptop 13 inci.

Microsoft mengatakan bahwa Surface Laptop 13 inci adalah "Surface Laptop tertipis dan teringan mereka sejauh ini" [vi], dibuat dengan "rangka aluminium anodized premium" dan tersedia dalam beberapa pilihan warna baru. Mereka sangat menekankan klaim masa pakai baterai, dengan menyebutkan daya tahan hingga 23 jam untuk pemutaran video dan 16 jam untuk "penjelajahan web aktif" [vi], ditambah pengisian daya cepat melalui USB-C yang universal. Fitur lainnya termasuk "layar sentuh full HD 13 inci yang cerah" dengan bezel tipis, "kamera dengan peningkatan AI", keyboard yang senyap dilengkapi pemindai sidik jari di tombol daya, tombol Copilot khusus, dan touchpad presisi yang bisa disesuaikan. Klaim lebih tipis, lebih ringan, dan masa pakai baterai yang jauh lebih baik terdengar fantastis di atas kertas, dengan asumsi angka-angka baterai tersebut akurat dalam penggunaan sehari-hari. Tombol khusus Copilot ini terasa seperti fitur wajib untuk PC generasi ini, bukan?

Sementara itu, ada Surface Pro 12 inci, yang tetap mempertahankan desain khas 2-in-1 dengan penyangga (kickstand) dan keyboard yang bisa dilepas pasang. Ia juga ditenagai Snapdragon X Plus dengan NPU 45 TOPS, menjanjikan kecepatan, kelancaran, dan "masa pakai baterai sepanjang hari" dalam bobot yang ringan sekitar 1,5 pon [xi]. Keyboard 12 inci yang didesain ulang mudah dipasang, bisa diletakkan rata, memiliki tombol dengan lampu latar (backlit), touchpad presisi, dan kini bisa dilipat rata di atas tablet untuk memudahkan menggambar. Tempat penyimpanan/pengisian daya stylus di bagian belakang adalah sentuhan yang bagus. Microsoft menyoroti bagaimana NPU memungkinkan percepatan fitur AI di aplikasi tertentu, seperti pemisahan audio real-time di Moises Live yang diklaim 35 kali lebih cepat di NPU dibandingkan CPU, dan peningkatan gambar di Gigapixel AI, seperti dikutip oleh Microsoft. Desain dasar Surface Pro sudah cukup matang sekarang. Akan menarik untuk melihat apakah percepatan di aplikasi AI tertentu oleh NPU ini benar-benar memberikan peningkatan yang signifikan untuk kebutuhan kreatif.

Kedua perangkat ini juga menampilkan beberapa aspek keberlanjutan, seperti bahan daur ulang di baterai dan casing, serta komponen yang dirancang agar bisa diganti oleh teknisi ahli [x] untuk membantu mengurangi limbah elektronik (e-waste). Versi bisnis dengan Windows 11 Pro dan fitur tambahan akan tersedia akhir Juli. Untuk konsumen, PC Copilot+ baru ini sudah bisa dipesan sekarang, dan tersedia mulai 20 Mei. Microsoft memposisikannya sebagai pilihan yang baik bagi pengguna yang ingin upgrade, terutama mengingat Windows 10 akan mengakhiri masa dukungannya akhir tahun ini. Melihat upaya penggunaan bahan daur ulang dan peningkatan kemudahan perbaikan oleh teknisi ahli jelas merupakan langkah positif, meskipun kemudahan perbaikan sepenuhnya oleh pengguna belum sepenuhnya terwujud. Secara keseluruhan, ini tampak seperti pembaruan hardware yang solid, yang sangat mengandalkan coprocessor AI (NPU) dan klaim masa pakai baterai yang berpotensi mengesankan untuk membedakan diri.

Menurut kalian, apakah fitur AI yang dipercepat NPU dan klaim baterai yang lama ini cukup menarik untuk membuat kalian mempertimbangkan Copilot+ PC seperti Surface baru ini? Atau kalian masih ragu dengan janji-janji AI di PC? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung
#Surface Laptop 13 #Surface Pro 12 #Surface #Fitur AI #npu #PC #neural processing unit #Microsoft #copilot