Perpindahan ke proses 3nm TSMC ini diharapkan membawa peningkatan efisiensi. Masalah panas berlebih dan baterai boros yang selama ini menghantui Pixel bisa jadi akan teratasi.
Dilansir oleh Android Authority, Google mengklaim G5 mampu memberikan daya tahan baterai hingga "30+ jam". Sebuah angka yang luar biasa, namun masih perlu pembuktian lebih lanjut.
Google juga meningkatkan "kontrol termal perangkat keras dan lunak". Model Pro bahkan dilengkapi ruang uap, menunjukkan keseriusan mereka mengatasi isu panas yang ada selama ini.
Tensor G5 membawa tata letak CPU yang baru, dengan satu inti besar, lima inti sedang, dan dua inti kecil. Pengaturan ini cukup unik untuk performa multi-inti.
Dikutip dari Android Authority, CPU-nya 34% lebih kencang dari chip Pixel 9. Ini peningkatan besar, meskipun angka yang diberikan Google terasa kurang spesifik.
Sayangnya, Google sangat tertutup soal GPU yang digunakan. Mereka hanya menyebut telah "memperbarui" IP GPU-nya. Ini menjadi sebuah pertanda yang cukup mengkhawatirkan bagi banyak pihak.
Sebuah bocoran menyebut Tensor G5 memakai GPU Imagination DXT-48-1536. Ini adalah perubahan besar dari GPU Mali milik Arm, sebuah langkah yang dinilai sangat berisiko.
Kekuatan utama Tensor G5 terletak pada AI, dengan TPU 60% lebih bertenaga. Ini memungkinkan lebih dari 20 pengalaman AI unik yang membedakannya dari para pesaing.
Chip baru ini mendukung "model transformator Matryoshka". Ini adalah teknologi cerdas yang menggabungkan model AI kecil di dalam model yang lebih besar untuk efisiensi maksimal.
Model Gemini Nano terbaru 2,6 kali lebih cepat dan dua kali lebih efisien. Jendela tokennya pun meningkat pesat menjadi 32.000, sebuah lompatan besar dalam kemampuan AI.
Google mengatakan ISP baru di Pixel 10 memungkinkan segmentasi "canggih" untuk mengidentifikasi objek. Fitur hebat, meskipun sebenarnya bukan hal yang benar-benar baru di industri smartphone.
ISP ini juga mengurangi blur pada video minim cahaya dan mengaktifkan video HDR 10-bit. Sayangnya, fitur perekaman video 8K masih absen di seri Pixel terbaru ini.
Pertanyaan terbesar tetap ada pada performa GPU-nya. Sikap diam Google mengenai hal ini sangat mengkhawatirkan, terutama bagi para pecinta game mobile yang menantikannya.
Fokus chip Tensor memang bukan pada angka benchmark mentah, melainkan pada AI. Bagaimana pendapat kalian tentang strategi Google kali ini? (tmtiwow)
Editor : Toar Rotulung